RSUD Bumiayu Jalani Akreditasi, Perkuat Komitmen Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES | Kabarjateng.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumiayu, Kabupaten Brebes, menjalani survei akreditasi pada 27, 30, dan 31 Oktober 2026 sebagai upaya memperkuat mutu pelayanan kesehatan, tata kelola rumah sakit, serta penerapan keselamatan pasien secara berkelanjutan.

Surveior akreditasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) tersebut dipimpin oleh dua surveior, yakni dr. Imam Prasetyo, M.Kes., FISQua., C.Med., Sp.Kes., dan dr. Junaedi Wibawa, M.Si.Med., Sp.PK.

Dalam proses penilaian, tim surveior melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemenuhan standar akreditasi, tata kelola rumah sakit, peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta konsistensi penerapan standar operasional prosedur di seluruh unit kerja.

Akreditasi menjadi instrumen penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan sekaligus memastikan rumah sakit memenuhi ketentuan regulasi Kementerian Kesehatan.

Baca Juga  Verifikasi KDKMP di Jawa Tengah Capai 95 Persen, Pemprov Genjot Kualitas Pengelola

Melalui proses tersebut, penyelenggaraan pelayanan kesehatan dievaluasi agar senantiasa memenuhi standar kualitas, keamanan, dan keselamatan pasien.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Bumiayu, dr. Hero Irawan, melalui Plt. Kepala Bagian Tata Usaha, Muhammad Silahhudin, S.Kep.Ners., M.Kep., menyampaikan apresiasi kepada tim surveior LARS DHP atas pelaksanaan survei akreditasi di RSUD Bumiayu.

Menurut Silahhudin, akreditasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan momentum evaluasi untuk memastikan seluruh unsur rumah sakit konsisten menerapkan standar mutu dan keselamatan pasien.

“Akreditasi menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai standar. Keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan. Karena itu, seluruh jajaran rumah sakit harus memiliki komitmen yang sama dalam menghadirkan pelayanan yang aman, bermutu, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Polisi Amankan 14 Remaja di Kudus, Diduga Terlibat Perselisihan Antarkelompok

Ia menambahkan, pelaksanaan akreditasi juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu melalui peningkatan profesionalisme sumber daya manusia, optimalisasi tata kelola, penguatan koordinasi antarunit, serta kepatuhan terhadap standar prosedur operasional.

Menurutnya, mutu pelayanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan peralatan medis, tetapi juga oleh konsistensi seluruh tenaga kesehatan dan tenaga pendukung dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, aman, responsif, dan humanis.

Lebih lanjut, seluruh temuan dan rekomendasi tim surveior akan menjadi bahan evaluasi manajemen untuk ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan yang terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga  Dokter Spesialis Datang ke Desa, Harapan Sembuh Sarman Setelah Dua Tahun Menahan Sakit

“Harapan kami, hasil akreditasi ini menjadi pijakan untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja seluruh unit kerja. Peningkatan mutu tidak boleh berhenti pada saat survei berlangsung, tetapi harus menjadi budaya kerja sehari-hari. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin aman, berkualitas, profesional, dan memberikan kepuasan kepada masyarakat,” tegas Silahhudin.

Melalui kegiatan ini, RSUD Bumiayu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat tata kelola, serta menjadikan keselamatan pasien sebagai prioritas utama demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Brebes dan wilayah sekitarnya. (wb)

Berita Terkait

LPAI Soroti Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Polisi Diminta Utamakan Perlindungan Anak
Magelang Dibidik Jadi Sentra Susu Baru, Pemprov Jateng Siapkan Dukungan Kesehatan Ternak
Laporan Pembacokan di JLS Salatiga Ditindaklanjuti Polisi, Korban Diduga Terlibat Tawuran di Ambarawa
Polres Semarang Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Tanam Pohon di Alun-Alun Ungaran Timur
1.231 Desa di Jateng Gelar Pilkades Serentak, Anggaran di Grobogan Paling Besar Capai Rp 7,2 Miliar
Cegah Gangguan Kamtibmas, Kapolsek Kaliwungu Fokus Awasi Titik Rawan
Jogging Track RTH Bumiayu Mulai Dibangun, Warga Harapkan Pembangunan Berkualitas dan Kawasan Lebih Tertata
Dekati Masyarakat, Satlantas Polres Demak Sisipkan Pesan Keselamatan dalam Aksi Jumat Berkah

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:54 WIB

LPAI Soroti Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Polisi Diminta Utamakan Perlindungan Anak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:54 WIB

RSUD Bumiayu Jalani Akreditasi, Perkuat Komitmen Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:50 WIB

Magelang Dibidik Jadi Sentra Susu Baru, Pemprov Jateng Siapkan Dukungan Kesehatan Ternak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:48 WIB

Laporan Pembacokan di JLS Salatiga Ditindaklanjuti Polisi, Korban Diduga Terlibat Tawuran di Ambarawa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Polres Semarang Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Tanam Pohon di Alun-Alun Ungaran Timur

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:25 WIB

1.231 Desa di Jateng Gelar Pilkades Serentak, Anggaran di Grobogan Paling Besar Capai Rp 7,2 Miliar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Kapolsek Kaliwungu Fokus Awasi Titik Rawan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Jogging Track RTH Bumiayu Mulai Dibangun, Warga Harapkan Pembangunan Berkualitas dan Kawasan Lebih Tertata

Berita Terbaru