BOYOLALI | Kabarjateng.id – Kualitas konstruksi dan keamanan lima Jembatan Garuda di Kabupaten Boyolali menjadi perhatian Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Jembatan Garuda Tahun Anggaran 2026.
Tim turun langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan teknis dan layak digunakan masyarakat.
Peninjauan yang berlangsung Rabu (4/11/2026) tersebut dipimpin Kolonel Czi Bambang KP.
Ada lima jembatan yang menjadi sasaran pemeriksaan, masing-masing berada di Desa Jrakah, Kecamatan Selo; Desa Gumukrejo, Kecamatan Banyudono; Desa Tanjungsari, Kecamatan Teras; serta Desa Manyaran dan Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede.
Dalam kegiatan itu, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, mulai dari kualitas material, kekuatan konstruksi hingga hasil pekerjaan di lapangan.
Pemeriksaan juga mencakup kesesuaian pembangunan dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Kolonel Czi Bambang KP menjelaskan, kegiatan pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pembangunan jembatan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Menurutnya, setiap pekerjaan harus sesuai perencanaan, baik dari sisi spesifikasi maupun anggaran.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama sebelum jembatan dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Melalui pemeriksaan ini, kami ingin memastikan bangunan yang telah dikerjakan sesuai spesifikasi dan RAB. Selain itu, faktor keamanan harus benar-benar diperhatikan agar jembatan nantinya aman digunakan masyarakat,” jelasnya.
Pengawasan tersebut diharapkan dapat menjamin kualitas pembangunan sehingga jembatan memiliki konstruksi kuat, kokoh, dan memenuhi persyaratan teknis.
Keberadaan Jembatan Garuda juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses pendidikan, menunjang kegiatan ekonomi, serta menghubungkan wilayah antardesa.
Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Dalwas Jembatan Garuda TA 2026 di wilayah kerjanya.
Ia menilai pemeriksaan dan evaluasi secara langsung menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 0724/Boyolali terlaksana sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Selamat datang kepada Tim Dalwas Jembatan Garuda TA 2026 di wilayah Kodim 0724/Boyolali. Kami merasa bangga dan terhormat atas kunjungan ini. Pengawasan serta evaluasi sangat penting untuk menentukan keberhasilan pembangunan seluruh Jembatan Perintis Garuda agar berjalan sesuai ketentuan,” ungkap Gunawan. (ar)






