SEMARANG | Kabarjateng.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Semarang mulai memperkuat konsolidasi organisasi sebagai langkah menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Ketua DPC PPP Kota Semarang, dr. Muhammad Hayyi Wildani, meminta seluruh pengurus dan kader tetap solid serta tidak mudah menyerah dalam menjalankan perjuangan politik.
Hayyi menilai, membangun kekuatan partai membutuhkan proses panjang. Karena itu, kesabaran, kemauan untuk terus belajar, dan keikhlasan menjadi modal penting bagi setiap kader dalam membesarkan organisasi.
Pesan tersebut disampaikan Hayyi setelah pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP di Astina Ballroom Hotel Grasia, Kota Semarang, Sabtu (31/10/2026).
“Berjuang itu yang pertama butuh kesabaran, yang kedua itu mau belajar dan ketiga itu ikhlas,” tuturnya.
Menghadapi kontestasi politik tiga tahun mendatang, Hayyi mengaku optimistis dengan kepengurusan baru yang kini dipimpinnya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pembenahan struktur organisasi dengan memberikan ruang kepada banyak wajah baru, mulai dari tingkat kota hingga kelurahan.
Menurutnya, regenerasi kepengurusan menjadi bagian penting agar PPP mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus memperkuat gerakan politik di tengah masyarakat.
“Perubahan itu merupakan sebuah keniscayaan. Perubahan itu merupakan salah satu cara kita untuk bisa bergerak lebih baik dan lebih maju,” ujarnya.
Hayyi juga memastikan dinamika dan persoalan internal yang terjadi di tingkat DPP PPP tidak akan mengganggu aktivitas organisasi di Kota Semarang.
Ia menegaskan, jajaran pengurus daerah akan tetap mengutamakan kerja nyata dengan mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Kita fokus pada arah dan tujuan kita menyapa umat secara langsung dan bermanfaat,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PPP Jawa Tengah Bidang Pemenangan Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Faizul Munarizka Aldani, turut menyampaikan optimisme terhadap peluang PPP untuk kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat Kota Semarang.
Menurut Rizka, PPP sebenarnya masih memiliki basis pendukung di tingkat akar rumput.
Persoalannya, kekuatan tersebut perlu kembali dihimpun melalui pendekatan yang lebih intensif kepada masyarakat.
“Tentunya kita harus tetap optimistis karena kita memiliki massa atau akar rumput yang sebenarnya masih banyak di Kota Semarang,” ucapnya.
Ia mengakui, perolehan kursi PPP di DPRD Kota Semarang saat ini masih terbatas, yakni satu kursi.
Bahkan, pada periode sebelumnya partai berlambang Ka’bah tersebut tidak memiliki perwakilan di parlemen.
Rizka menilai salah satu pekerjaan rumah PPP adalah memperkuat komunikasi dengan para kiai senior sekaligus membuka ruang lebih luas bagi kalangan generasi muda.
Menurutnya, partai tidak boleh hanya mengandalkan basis pemilih lama. Keterlibatan anak muda perlu ditingkatkan agar PPP memiliki kekuatan politik lintas generasi.
“Hanya karena belum kita rangkul kembali, dan mulai-mulai sekarang kita merangkul dari generasi milenial supaya partai ini bukan hanya partai orangtua tapi kita juga mengajak anak-anak muda,” ungkapnya.
Ia menambahkan, generasi muda perlu diberikan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan politik.
Sebab, suara dan partisipasi mereka turut menentukan arah masa depan bangsa.
Untuk mendukung penguatan organisasi di Kota Semarang, DPW PPP Jawa Tengah juga menyiapkan dukungan anggaran bagi berbagai kegiatan partai.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas kader sekaligus mendongkrak kembali elektabilitas PPP.
“Yang pertama kita support dari anggaran memang ada, memang kita alokasikan, tapi kita juga maksimalkan untuk bekerja sama dengan anggaran yang ada di DPC,” jelasnya.
Rizka mengungkapkan, pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP di Kota Semarang saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
Ia mengakui proses tersebut masih perlu dipercepat dibandingkan sejumlah daerah lain.
Meski demikian, DPW PPP Jateng menargetkan seluruh struktur PAC sudah terbentuk pada 15 November 2026. Setelah itu, pelantikan pengurus akan dilaksanakan secara serentak.
“Kita lakukan bersama-sama dengan target tanggal 15 November ini sudah dikumpulkan dan sudah terbentuk supaya nanti ke depannya kita akan berjalan bersama-sama dengan akar rumput di daerah ranting,” pungkasnya. (lim)






