SEMARANG | Kabarjateng.id – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang, Ma’ruf, mulai menyiapkan langkah penguatan organisasi untuk menghadapi Pemilu 2029.
Salah satu agenda utamanya adalah membentuk kepengurusan ranting hingga tingkat lingkungan RT/RW.
Pembentukan struktur hingga tingkat bawah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan partai sekaligus mempererat hubungan kader dengan masyarakat.
Ma’ruf menyampaikan hal itu setelah pengurus DPC PKB Kota Semarang periode 2026–2031 dikukuhkan oleh Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Sarif Abdillah, di MG Setos Semarang, Minggu (11/10/2026).
Menurut Ma’ruf, keberadaan pengurus ranting menjadi bagian penting dalam memperkuat kerja organisasi. Melalui struktur yang lebih merata, kader diharapkan dapat lebih dekat dengan warga dan memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Dengan struktur yang lebih kuat, partai diharapkan dapat meningkatkan kedekatan dengan warga serta memahami persoalan yang mereka hadapi,” ujar Ma’ruf, yang juga menjabat Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang.
Selain memperkuat organisasi, PKB Kota Semarang juga memasang target peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Partai tersebut menargetkan delapan kursi DPRD, naik dari lima kursi yang diraih pada Pemilu 2024.
Ma’ruf menyebut target internal partai bahkan mencapai 10 kursi.
Untuk mencapai sasaran tersebut, konsolidasi kader dan perluasan jaringan organisasi menjadi bagian dari persiapan yang akan dilakukan.
“DPW menargetkan delapan kursi, sedangkan intern kami menargetkan 10 kursi,” katanya.
Ia menambahkan, komposisi kepengurusan baru yang melibatkan kader muda dan tokoh senior diharapkan mampu memperkuat gerak partai.
Keterlibatan generasi muda juga menjadi salah satu upaya untuk menjangkau pemilih pemula.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Sarif Abdillah, mengingatkan pengurus yang baru dikukuhkan agar tidak berhenti pada konsolidasi internal.
Ia meminta kepengurusan DPC turut menyusun program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Menurut Sarif, partai politik harus hadir melalui pelayanan, pendampingan, serta upaya membantu warga menghadapi berbagai persoalan.
Penguatan struktur organisasi, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pengabdian kepada masyarakat.
“Kader PKB adalah kader pelayanan masyarakat dan kader yang mengabdi untuk rakyat,” tegas Sarif. (day)






