GROBOGAN | Kabarjateng.id – Pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kunci utama pertumbuhan ekonomi desa.
Hal inilah yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Proyek strategis Peningkatan Ruas Jalan Klambu-Terkesi R.231 Kecamatan Klambu dengan nilai kontrak Rp. 3.067.781.000,00 (Tiga milyar enam puluh tujuh juta tujuh ratus delapan puluh satu ribu rupiah) yang bersumber dari APBD Kabupaten Grobogan TA. 2026, kini tengah dalam tahap pengerjaan dan mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat.
Proyek tersebut dipercayakan pengerjaannya kepada CV Janur Kuning, Jl. RSU No. 81 Balun Cepu, sebagai pelaksana kontraktor dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender sesuai kontrak No: 056.2 / 134.22 / IV / 2026 Tanggal 30 Juli 2026.
VOLUME JELAS: JALAN BETON 1.170 METER
Berdasarkan papan proyek yang terpasang, volume pekerjaan sangat jelas:
Jalan Beton P = 1.170 M, L = 4,5M, Talud P = 110 M
Ini menjadi angin segar karena jalan yang dibangun adalah jalan beton yang terkenal lebih kuat dan tahan lama dibanding aspal biasa.
KONDISI SEBELUMNYA MEMPRIHATINKAN
Seperti diketahui, ruas jalan Klambu – Terkesi merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Klambu dengan pusat perekonomian.
Selama bertahun-tahun, kondisi jalan tersebut rusak parah, berlubang, berdebu saat musim kemarau, dan becek serta licin saat musim hujan.
“Kalau dulu itu jalannya ancurr Bos, motor saja susah lewat apalagi mobil bawa gabah. Debunya tebal banget, kalau hujan seperti kubangan kerbau,” kenang Supardi (45), warga Desa Terkesi.
KINERJA CV JANUR KUNING DIAPRESIASI
Namun kini, wajah baru terlihat. Sejak dikerjakan oleh CV Janur Kuning, progres proyek menunjukkan hasil yang sangat memuaskan.
Masyarakat menilai CV Janur Kuning tidak bekerja asal-asalan. Beberapa poin yang menjadi catatan positif warga:
1. Kualitas Material Terjaga & Transparan: Papan proyek terpasang jelas, warga tahu persis biaya Rp 3,06 Miliar dan volume 1.170 meter.
2. Pengerjaan Rapi dan Profesional: Hasil cor beton terlihat rapi, padat, dan sesuai spesifikasi lebar 4,5 meter.
3. Ramah Terhadap Warga: Pihak pelaksana dinilai komunikatif dan tidak menutup akses warga secara total.
4. Talud 110 Meter: Pembangunan talud 110 meter dinilai sangat penting untuk mencegah longsor bahu jalan.
“Kami sebagai warga Desa Terkesi sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi positif untuk CV Janur Kuning. Ini kontraktor yang bertanggung jawab. Kerjanya tidak main-main, hasilnya halus dan padat. Anggaran Rp 3,06 Miliar ini terlihat wujudnya,” ujar Tokoh Masyarakat Desa Terkesi.
DAMPAK EKONOMI
Dengan mulusnya jalan beton 1,17 KM ini, roda perekonomian diprediksi berputar lebih cepat.
Distribusi hasil pertanian lebih murah dan waktu tempuh ke Pasar Klambu terpangkas.
“Kami berharap jalan beton ini awet 10-15 tahun ke depan. Kami akan ikut menjaga,” tambah Kepala Dusun setempat.
Pihak CV Janur Kuning menyampaikan komitmennya untuk memberikan hasil terbaik sesuai RAB dan spesifikasi teknis dari DPUPR Grobogan.
Hingga berita ini diturunkan, progres pengerjaan terus berjalan dan diharapkan selesai tepat waktu dalam 150 hari kalender. (Agus)






