Kapolres Demak Jalin Komunikasi dengan Tokoh Kristen, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Sabtu, 7 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK | Kabarjateng.id – Upaya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Demak terus diperkuat. Salah satunya melalui pendekatan langsung yang dilakukan Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dengan tokoh agama.

Kapolres mengunjungi kediaman Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Demak, Jefta Teguh Sarosa, di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Jumat (6/11/2026).

Silaturahmi tersebut menjadi sarana membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan komunitas keagamaan.

Dalam kunjungan itu, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Demak. Kedatangannya disambut Ketua Majelis GKJ Demak, Sri Eriadi, bersama anggota majelis.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Sejumlah hal dibahas, mulai dari kondisi sosial masyarakat, pentingnya toleransi hingga upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

AKBP Arrizal mengatakan, menjaga situasi wilayah tetap aman bukan semata-mata tugas kepolisian.

Baca Juga  Seleksi Pimpinan BAZNAS Demak Jadi Momentum Pembenahan, Potensi Zakat Diminta Digali Lebih Luas

Keterlibatan masyarakat, termasuk tokoh agama, dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.

Menurutnya, komunikasi secara langsung diperlukan agar kepolisian dapat mengetahui persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus mencari jalan keluar bersama.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran pemuka agama dalam memberikan pemahaman kepada jemaat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat ikut menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menghindari penyebaran kabar bohong yang berpotensi memicu konflik sosial.

Baca Juga  Wagub Taj Yasin Takziah ke Rumah Syabilla, Evaluasi Keselamatan Atlet Porprov Jateng Diperketat

Sementara itu, Pendeta GKJ Demak Jefta Teguh Sarosa menyambut positif kunjungan Kapolres beserta jajarannya.

Ia menilai komunikasi langsung antara kepolisian dan tokoh agama menjadi langkah penting untuk membangun rasa saling percaya.

Jefta juga mengapresiasi perhatian kepolisian terhadap umat Kristen, khususnya dalam memberikan pengamanan saat pelaksanaan ibadah dan perayaan hari besar keagamaan.

Ia menyebutkan, GKJ Demak memiliki sekitar 600 jemaat yang tersebar di empat tempat ibadah.

Kehadiran aparat kepolisian selama kegiatan keagamaan memberikan rasa aman bagi jemaat dalam menjalankan ibadah.

“Kami merasakan kehadiran polisi, terutama ketika ada pengamanan hari-hari besar keagamaan. Kami mengapresiasi dukungan tersebut dan berharap sinergi ini terus terjaga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jefta menilai pendekatan kepolisian dengan mendatangi langsung tokoh masyarakat dan agama dapat membuka ruang dialog yang lebih luas.

Baca Juga  Hybrid Seawall Demak Capai 900 Meter, Warga Berharap Tambak Kembali Produktif

Menurutnya, komunikasi tidak seharusnya hanya menunggu masyarakat datang menyampaikan keluhan.

Kepolisian juga perlu aktif mendengar persoalan yang dihadapi warga melalui interaksi langsung.

Ia berharap pola komunikasi seperti itu terus dilakukan sehingga berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal dan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.

Jefta menambahkan, hubungan yang dibangun melalui pertemuan sederhana dalam suasana kekeluargaan dapat memperkuat kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.

“Melalui pertemuan seperti ini, kita bisa saling mengenal lebih dekat dan membangun hubungan yang kuat. Hal sederhana seperti inilah yang dibutuhkan untuk menjaga persatuan dan membangun kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Demak,” pungkasnya. (lim)

Berita Terkait

160 Atlet Ramaikan Kendal Downhill 2026, Pemkab Bidik Potensi Wisata Olahraga
Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Zero Pelanggaran
Delapan Orang Diamankan Polisi dalam Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Undaan Kudus
Kodim 0733/Kota Semarang Berganti Komandan, Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto Gantikan Kolonel Inf Priyo Handoyo
Kodim Banyumas Tuntaskan Pembangunan Jalan, Ratusan Rumah Warga Jadi Sasaran Perbaikan
Kodim 0709/Kebumen Genjot Pembangunan Infrastruktur dan Bedah Rumah Warga
Sekda Jateng Ajak Warga Bayar Pajak, Ada Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari
Taj Yasin Dorong JMQH Perluas Pendampingan Hafizah agar Hafalan Al-Qur’an Tetap Terjaga

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 12:57 WIB

160 Atlet Ramaikan Kendal Downhill 2026, Pemkab Bidik Potensi Wisata Olahraga

Minggu, 8 November 2026 - 12:36 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Zero Pelanggaran

Minggu, 8 November 2026 - 12:11 WIB

Delapan Orang Diamankan Polisi dalam Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Undaan Kudus

Minggu, 8 November 2026 - 11:31 WIB

Kodim 0733/Kota Semarang Berganti Komandan, Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto Gantikan Kolonel Inf Priyo Handoyo

Minggu, 8 November 2026 - 10:08 WIB

Kodim Banyumas Tuntaskan Pembangunan Jalan, Ratusan Rumah Warga Jadi Sasaran Perbaikan

Minggu, 8 November 2026 - 09:51 WIB

Sekda Jateng Ajak Warga Bayar Pajak, Ada Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari

Minggu, 8 November 2026 - 09:37 WIB

Taj Yasin Dorong JMQH Perluas Pendampingan Hafizah agar Hafalan Al-Qur’an Tetap Terjaga

Minggu, 8 November 2026 - 01:29 WIB

Taj Yasin Dorong Penguatan Ekosistem Halal, Pariwisata Ramah Muslim Jateng Jadi Prioritas

Berita Terbaru