DEMAK, Kabarjateng.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menutup Ramadan 1447 H dengan sowan ke dua ulama sepuh di Demak dan Kabupaten Semarang, Jumat (20/3/2026).
Dalam kunjungan itu, ia menerima hadiah simbolis berupa kacamata hitam sekaligus pesan agar kepemimpinan selalu berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Ahmad Luthfi mengunjungi Pondok Pesantren Girikusumo, Mranggen, Demak, untuk bersilaturahmi dengan KH Munif Muhammad Zuhri atau Mbah Munif.
Keduanya berbincang hangat cukup lama, membahas kondisi masyarakat hingga arah pembangunan Jawa Tengah ke depan.
Ahmad Luthfi Diberi Kacamata
Dalam pertemuan tersebut, Mbah Munif memberikan kacamata hitam dan langsung memasangkannya kepada Ahmad Luthfi sebagai simbol amanah.
Hadiah itu menjadi simbol kedua, setelah sebelumnya pada 2024 Ahmad Luthfi menerima tongkat berukir dari Mbah Munif.
“Ini saya ada kacamata untuk dipakai Pak Luthfi,” ujar Mbah Munif sambil memasangkan kacamata tersebut.
Mbah Munif menyelipkan pesan mendalam agar Luthfi selalu menebar senyum dan berjuang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ahmad Luthfi menegaskan dirinya terus memegang pesan itu dalam memimpin bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.
Paparkan Program Prioritas
Ia memaparkan sejumlah program prioritas, seperti layanan dokter spesialis keliling, pengentasan kemiskinan, dan program Santri Obah.
“Kami mencari akar masalah kemiskinan lalu menanganinya bersama. Pembangunan juga kami susun dalam roadmap terarah,” kata Ahmad Luthfi.
Dalam pertemuan itu, Mbah Munif menyoroti akses jalan Mranggen-Ungaran yang terputus akibat longsor.
Ahmad Luthfi merespons dengan memastikan akan segera mengecek kondisi dan menindaklanjuti penanganannya.
“Nanti kita cek dulu, insyaallah segera kita selesaikan,” ujar Ahmad Luthfi.
Sebelumnya, Ahmad Luthfi juga sowan ke KH Fathurrohman Thohir di Ponpes Al-Ittihad, Poncol, Bringin, Kabupaten Semarang.
Pertemuan berlangsung santai namun penuh makna, melibatkan keluarga serta para santri dalam dialog.
Dalam diskusi, Kiai Fathurrohman menyinggung kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.
Ahmad Luthfi mengakui kenaikan terutama terjadi pada cabai akibat faktor musim tanam dan curah hujan tinggi.
“Memang ada kenaikan, terutama cabai. Kami sudah melakukan intervensi agar harga kembali stabil,” jelasnya.
Pasokan Tetap Aman
Ia juga memastikan tidak ada praktik penimbunan bahan pokok sehingga pasokan tetap aman.
Menutup rangkaian sowan, Ahmad Luthfi menilai suasana Lebaran tahun ini terasa lebih tenang.
Ia menyebut kondisi tersebut dipengaruhi meredanya tensi politik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Lebaran sekarang terasa lebih ayem dan tidak kemrungsung,” ujar Ahmad Luthfi, disambut anggukan Kiai Fathurrohman.
Silaturahmi ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguat arah kebijakan agar kepemimpinan tetap berpijak pada kepentingan rakyat. (liem)






