Menu ✖

Mode Gelap
 

Kabar Sragen

Stok Beras Bulog Melimpah, Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia

badge-check


					Stok Beras Bulog Melimpah, Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia Perbesar

SRAGEN, Kabarjateng.id — Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Februari–Maret 2026.

Total bantuan mencapai 67.953.346 kilogram beras dan 13.590.692 liter minyak goreng kepada 3.397.673 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 25 kabupaten/kota, Selasa (07/04/2026).

Melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial, Bulog juga menyampaikan kondisi stok pangan terkini kepada masyarakat. Bulog memastikan ketersediaan beras di wilayah Jawa Tengah tetap aman dan melimpah.

Stok Nasional Tembus Rekor Tertinggi

Cadangan beras nasional kini mencapai sekitar 4,5 juta ton setara beras. Sementara itu, stok di wilayah Jawa Tengah mencapai 336.485 ton setara beras.

Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

Kondisi ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengelolaan cadangan pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global.

Potensi Panen Perkuat Ketahanan Pangan

Bulog Jawa Tengah memperkirakan potensi panen pada bulan berikutnya terus meningkat.

Puncak panen yang akan berlangsung pada Mei 2026 diyakini mampu memperkuat stok beras nasional.

Dengan tren positif tersebut, upaya menuju swasembada pangan pada tahun 2026 diperkirakan terus berlanjut.

Stok Soloraya Aman hingga Akhir Tahun
Pemimpin Bulog Kantor Cabang Surakarta, Nanang Harianto, memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah Soloraya tetap aman.

Ia menyebut stok yang ada mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Per 7 April 2026, stok beras di wilayah kerja Bulog Surakarta mencapai 83.000 ton.

Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun 2026.
Gudang Bulog Penuh, Butuh Tambahan Kapasitas

Sejumlah gudang Bulog di wilayah Sragen seperti KP Krikilan, KP Ngabeyan, KP Banaran, KP Gedong, KP Karanganom, KP Triyagan, KP Telukan, KP Meger, dan KP Duyungan terisi penuh oleh stok beras.

Kepala Gudang Bulog Duyungan, Febru Jatmiko, menyampaikan bahwa gudang yang ia kelola kini menampung sekitar 11.000 ton beras.

Kondisi ini mendorong Bulog mencari tambahan gudang melalui sewa maupun pembelian guna meningkatkan penyerapan gabah dan beras.

Target Swasembada Pangan 2026

Cadangan beras pemerintah (CBP) kini mencapai 4,4 hingga 4,5 juta ton dan menjadi tonggak penting dalam sejarah ketahanan pangan nasional.

Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya sebesar 4,2 juta ton pada tahun 2025.

Stok besar ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengantisipasi dampak perubahan iklim.

Sebaran stok yang merata di berbagai daerah memperkuat kesiapan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat ke depan. (Sriyadi)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Terima SK Kepengurusan 2026–2031, LPER Semarang Raya Siapkan Program Pemberdayaan UMKM

15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resmi Pimpin PWI Kabupaten Semarang, Rony Yuwono Tekankan Profesionalisme dan Solidaritas Wartawan

15 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Sungkem Orang Tua Sebelum Daftar Pilkades, Parsunto Siap Wujudkan Nyatnyono Mandiri dan Sejahtera

15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tim URC Polres Brebes Tangkap Pria yang Diduga Bacok Istri, Mertua, dan Bayinya di Kota Tegal

14 Oktober 2026 - 21:59 WIB

14 Pengurus PWI Kabupaten Semarang Resmi Dilantik, Independensi Pers Jadi Penegasan Utama

14 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Lebih dari Sekadar Melihat, Mahasiswa Kedokteran UNDIP Hadirkan CLEARLY untuk Tingkatkan Kesadaran tentang Katarak

14 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Trending di KABAR JATENG