DEMAK, Kabarjateng.id – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Batursari tahun 2027, sejumlah nama mulai menarik perhatian masyarakat.
Salah satunya Mulyono, tokoh asal Perumahan Pucang Gede, Pucangading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, yang memiliki pengalaman panjang di lingkungan Dinas Provinsi Jawa Tengah.
Nama Mulyono terus menguat setelah banyak warga menilai dirinya layak memimpin Desa Batursari ke depan.
Selain aktif dalam kehidupan sosial masyarakat, ia juga memiliki kemampuan dalam bidang pemerintahan serta manajemen birokrasi.
Sebagai sosok yang lama berkecimpung di pemerintahan tingkat provinsi, Mulyono memahami tata kelola administrasi, pembangunan, hingga pelayanan publik.
Pengalaman itu menjadi modal besar untuk membawa perubahan positif di tingkat desa.
Dorongan masyarakat menjadi salah satu alasan utama munculnya nama Mulyono dalam dalam Pilkades Batursari 2027.
Banyak warga berharap dirinya mampu menghadirkan pemerintahan desa yang lebih terbuka, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Beliau memiliki pengalaman, jaringan, dan kepedulian terhadap warga. Harapannya, Batursari bisa semakin maju dengan kepemimpinan yang bersih dan program yang jelas,” ungkap salah satu warga setempat.
Visi Membangun Batursari Lebih Maju
Warga juga mengenal Mulyono sebagai pribadi yang disiplin, sederhana, serta mudah berkomunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat.
Hal itu membuat namanya semakin kuat diperbincangkan menjelang pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Batursari merupakan salah satu desa besar di Kecamatan Mranggen yang membutuhkan pemimpin dengan visi pembangunan yang matang.
Karena itu, kehadiran figur seperti Mulyono dinilai mampu membawa semangat baru dalam persaingan Pilkades mendatang.
Meski Pilkades baru berlangsung pada 2027, dinamika politik desa mulai terlihat sejak sekarang.
Munculnya nama Mulyono menjadi salah satu sinyal bahwa kontestasi nanti akan berlangsung semakin menarik dengan persaingan sehat dan fokus pada kemajuan desa. (dkp)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.