Menu

Mode Gelap
 

Kabar Brebes · 8 Mei 2026 19:22 WIB

PT GEI Brebes Serap 4.044 Tenaga Kerja, Gubernur Jateng Nilai Efektif Tekan Kemiskinan


					PT GEI Brebes Serap 4.044 Tenaga Kerja, Gubernur Jateng Nilai Efektif Tekan Kemiskinan Perbesar

BREBES, Kabarjateng.id – Kehadiran industri padat karya di Kabupaten Brebes mulai memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain membuka ribuan lapangan kerja baru, sektor manufaktur ikut mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga buruh dan menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat mengunjungi pabrik sepatu PT Gold Emperor Indonesia (GEI) di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi hadir bersama Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dan Wakil Bupati Brebes Wurja.

Mereka meninjau langsung aktivitas produksi sekaligus berdialog dengan para pekerja.

Pendapatan Buruh Meningkat
Saat berbincang dengan sejumlah buruh, Ahmad Luthfi mengetahui sebagian pekerja mampu memperoleh tambahan penghasilan dari lembur hingga mencapai Rp4 juta per bulan.

Menurutnya, kondisi itu menunjukkan investasi yang masuk ke daerah tidak hanya memperkuat sektor industri, tetapi juga langsung meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Ketika investasi masuk dan industri berkembang, manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Pendapatan buruh meningkat, daya beli keluarga ikut naik, dan ini sangat penting dalam upaya menekan kemiskinan,” ujar Luthfi.

Ia menilai industri padat karya memiliki peran besar karena mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal dalam waktu relatif cepat.

Investasi Jadi Solusi Pengangguran

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pertumbuhan investasi padat karya karena sektor ini menjadi salah satu solusi konkret untuk mengurangi pengangguran.

Selain membuka lapangan kerja, pemerintah juga memperkuat kesiapan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK) agar tenaga kerja lokal memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Investasi bukan hanya menciptakan pekerjaan, tetapi juga menjadi solusi mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Karena itu, kualitas tenaga kerja lokal harus terus dipersiapkan agar mampu bersaing,” tegasnya.

Pemkab Brebes Dukung Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menilai perkembangan industri di wilayahnya menjadi momentum penting untuk mendorong kebangkitan ekonomi daerah.

Menurutnya, industri padat karya memberi peluang besar bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak dengan pendapatan lebih baik.

Peningkatan penghasilan pekerja, kata Paramitha, akan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga, pendidikan anak, hingga perputaran ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

“Kami mengapresiasi perusahaan yang telah memenuhi hak-hak pekerja dengan baik. Ini membuktikan bahwa investasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Paramitha.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Brebes akan terus mendorong penyerapan tenaga kerja lokal agar angka kemiskinan semakin menurun.

Pekerja Rasakan Manfaat Langsung
Salah seorang pekerja PT Gold Emperor Indonesia, Tri Dewi Martini, mengaku bersyukur karena dapat bekerja di perusahaan tersebut selama satu setengah tahun terakhir.

Ia menjelaskan, selain menerima gaji sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK), para pekerja juga mendapatkan tambahan penghasilan dari sistem lembur, bonus kehadiran, uang makan, hingga jaminan BPJS.

“Kalau rajin masuk kerja dan ikut lembur, penghasilannya cukup membantu kebutuhan keluarga. Sistemnya juga jelas dan transparan,” tutur Tri.

Target Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

PT Gold Emperor Indonesia merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal China yang bergerak di bidang manufaktur alas kaki.

Sepanjang 2024 hingga 2025, perusahaan tersebut merealisasikan investasi sebesar Rp1,65 triliun di Kabupaten Brebes.

Saat ini, PT GEI telah menyerap 4.044 tenaga kerja dengan mayoritas pekerja perempuan.

Ke depan, perusahaan berencana memperluas kapasitas produksi dan menargetkan penyerapan hingga 10 ribu tenaga kerja dalam beberapa tahun mendatang.

Kehadiran industri padat karya di Brebes kini bukan sekadar menambah kawasan industri baru, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya harapan masyarakat untuk meraih kehidupan yang lebih sejahtera serta mempercepat pembangunan ekonomi daerah. (wb)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Maruarar Sirait Setujui Usulan Ahmad Luthfi, Kuota Rumah Subsidi Jateng Naik Jadi 50 Ribu Unit

10 Mei 2026 - 14:29 WIB

Nawal Yasin Dorong UMKM Jateng Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

10 Mei 2026 - 08:45 WIB

Pemkot Semarang Jaga Layanan Air Bersih Tetap Lancar di Tengah Sengketa PDAM

10 Mei 2026 - 06:40 WIB

Lepas 237 Siswa Kelas XII, SMK Muhammadiyah Bumiayu Dorong Lulusan Berkarakter dan Siap Bersaing

10 Mei 2026 - 06:26 WIB

Tokoh Pucang Gede Mulyono Siap Ramaikan Pilkades Batursari 2027

9 Mei 2026 - 18:35 WIB

Polres Kendal dan FKUB Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan dan Cegah Gangguan Kamtibmas

9 Mei 2026 - 10:52 WIB

Trending di Daerah