SEMARANG, Kabarjateng.id – Tim Tari Saman SMAN 4 Kota Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional.
Sebanyak 13 siswi berhasil membawa pulang gelar juara pertama dalam ajang Lung Pu Suang International Folklore Contest Thailand yang berlangsung pada 4 hingga 9 April 2026.
Prestasi tersebut menarik perhatian Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang hadir langsung untuk memberikan penghargaan dan motivasi kepada para siswa di Aula SMAN 4 Semarang, Jumat (8/5/2026).
Gus Yasin Kagum dengan Atraksi Tali Kupat
Dalam kesempatan itu, Gus Yasin mengaku terkesan saat menyaksikan penampilan Tari Saman Ratoeh Jaroeh yang dipersembahkan tim tersebut.
Menurutnya, kekompakan, kreativitas, dan inovasi yang ditampilkan menjadi nilai lebih yang membuat penampilan mereka berbeda dari biasanya.
Ia secara khusus menyoroti atraksi penutup yang menggunakan properti tali kupat, sesuatu yang jarang muncul dalam pertunjukan Tari Saman.
“Kolaborasi tim sangat luar biasa. Saya tertarik pada bagian akhir saat ada atraksi tali kupat. Selama ini saya belum pernah melihat Tari Saman dengan tambahan properti seperti itu,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa siswa Jawa Tengah mampu bersaing tidak hanya dalam bidang pendidikan formal, tetapi juga dalam seni budaya di level dunia.
Prestasi Seni Harus Seimbang dengan Akademik
Gus Yasin berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk terus mengembangkan potensi siswa, khususnya dalam bidang nonakademik yang juga memiliki peluang besar membawa nama daerah ke tingkat internasional.
Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar para siswa menjaga keseimbangan antara prestasi seni dan kewajiban belajar di sekolah.
“Jangan sampai prestasi seni mengganggu akademik. Keduanya harus berjalan bersama,” tegasnya.
Latihan Disiplin Jadi Kunci Keberhasilan
Tim Tari Saman SMAN 4 Semarang telah aktif sejak tahun 2013 sebagai salah satu ekstrakurikuler unggulan sekolah.
Di bawah arahan pelatih Zulfikar, tim ini konsisten mengikuti berbagai perlombaan dan meraih banyak prestasi, baik tingkat regional maupun nasional.
Kepala SMAN 4 Semarang, Sri Wahyuni, mengatakan kemenangan di Thailand menjadi sejarah penting bagi sekolah.
Ia menilai keberhasilan tersebut lahir dari proses latihan panjang yang dijalani para siswa dengan penuh kesungguhan.
“Ini bukan hasil instan. Anak-anak menjalani latihan dengan disiplin tinggi dan semangat luar biasa. Kami sangat bangga atas pencapaian ini,” katanya.
Siswa Berharap Prestasi Terus Bertambah
Salah satu anggota tim, Bunga Berliana Shanika Karin, mengaku bersyukur atas keberhasilan tersebut dan berharap timnya terus berkembang ke depan.
“Semoga ini menjadi awal untuk meraih prestasi yang lebih besar lagi dan tidak berhenti sampai di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Zafira mengaku perjuangan sejak duduk di bangku kelas X akhirnya terbayar lunas dengan kemenangan internasional tersebut.
“Ini menjadi pencapaian terbesar kami selama berlatih bersama. Rasanya sangat haru dan bangga bisa membawa nama sekolah sampai ke tingkat internasional,” tuturnya.
Kegiatan penghargaan itu juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono, jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, guru, serta para siswa yang turut memberikan dukungan kepada tim berprestasi tersebut. (dkp)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.