BREBES | Kabarjateng.id – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, untuk masa bakti 2026–2034 berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Rabu (30/9/2026).
Proses pemungutan suara dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Desa Kretek. Sebanyak 12 calon anggota BPD mengikuti proses pemilihan tersebut, terdiri atas 10 calon laki-laki dan dua calon dari unsur keterwakilan perempuan.
Kegiatan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Paguyangan, Kepala Desa Kretek beserta perangkat desa, serta ketua dan seluruh anggota panitia pemilihan BPD.
Sementara itu, unsur pemilih terdiri atas tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur keterwakilan wilayah, unsur keterwakilan perempuan, serta para Ketua RT/RW di wilayah Desa Kretek.
Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Kretek, Edi Setia Budi, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan pemilihan.
Menurut Edi, kerja sama seluruh panitia dan pihak terkait menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung lancar dan sesuai jadwal.
“Dalam pemilihan BPD ini, panitia mengedepankan prinsip kejujuran, keterbukaan dan keadilan. Panitia berkomitmen melaksanakan seluruh tahapan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Kepala Desa Kretek, Akhya, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur dan keterwakilan wilayah yang hadir secara langsung untuk menggunakan hak pilihnya.
Ia menilai partisipasi berbagai unsur masyarakat, termasuk keterwakilan perempuan dan wilayah, memiliki peran penting dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang komunikatif serta mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat.
“Partisipasi seluruh unsur dan keterwakilan perempuan serta wilayah merupakan salah satu unsur penting dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang komunikatif dan akan mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Akhya, pemilihan anggota BPD tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat praktik demokrasi di tingkat desa.
Karena itu, anggota BPD yang terpilih diharapkan mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal serta membangun sinergi dengan Pemerintah Desa Kretek.
Selain itu, anggota BPD terpilih diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, sekaligus mampu menyerap, menampung, dan menyampaikan aspirasi masyarakat secara proporsional.
Sementara itu, Mukhlis Alhidayat, SE., calon anggota BPD yang memperoleh suara terbanyak, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya.
Ia mengatakan, kepercayaan tersebut akan menjadi tanggung jawab untuk memastikan BPD dapat menjalankan perannya sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat sekaligus turut mengawal penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Saya menyadari kepercayaan yang diberikan agar BPD dapat menjadi wadah dan benar-benar menyuarakan aspirasi masyarakat, ikut mengawal penyelenggaraan pemerintahan desa, terciptanya pembangunan dan pelayanan yang lebih baik,” ungkapnya.
Mukhlis menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga integritas. Ia juga menyatakan terbuka terhadap kritik dan saran serta siap mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat tanpa membeda-bedakan.
Pemilihan anggota BPD tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat keterwakilan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan Desa Kretek yang lebih partisipatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. (wb)






