Menu

Mode Gelap
 

Headline

Potensi Kemacetan karena Semarang Night Carnival, KAI Daop 4 Ingatkan Penumpang Tiba Lebih Awal ke Stasiun

badge-check


					Potensi Kemacetan karena Semarang Night Carnival, KAI Daop 4 Ingatkan Penumpang Tiba Lebih Awal ke Stasiun Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengingatkan calon penumpang untuk tidak menunda waktu keberangkatan menuju stasiun pada Minggu, 4 Mei 2025.

Imbauan ini berkaitan dengan potensi kemacetan lalu lintas akibat digelarnya Semarang Night Carnival (SNC) yang bertepatan dengan hari tersebut.

Acara tahunan Semarang Night Carnival dikenal sebagai salah satu atraksi budaya terbesar di Kota Semarang.

Kegiatan ini akan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB dengan rute dari Titik Nol Kilometer menuju Balai Kota, dan diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung.

Arus lalu lintas diprediksi padat, bahkan bisa terjadi penutupan jalan di beberapa titik.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau para penumpang kereta api, khususnya yang berangkat dari Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan Stasiun Semarang Poncol, untuk memperkirakan waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak terlambat.

Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, menegaskan bahwa tiket akan hangus jika penumpang tidak tiba tepat waktu dan kereta sudah berangkat.

“Kami sarankan agar pelanggan tiba lebih awal di stasiun, terutama yang jadwal keberangkatannya pada sore atau malam hari. Potensi kemacetan cukup besar karena adanya SNC,” ujarnya.

Menurutnya, rekayasa lalu lintas seperti sistem buka-tutup jalan kemungkinan akan diberlakukan di beberapa ruas strategis.

Hal ini dapat memengaruhi aksesibilitas menuju kedua stasiun yang menjadi titik keberangkatan utama di Semarang.

Selain mengatur waktu perjalanan, KAI juga mengingatkan pelanggan agar memeriksa kembali jadwal keberangkatan yang tertera di tiket dan membawa barang secukupnya untuk kenyamanan saat bepergian.

“Kami ingin seluruh pelanggan dapat menikmati layanan kereta api dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami harap tidak ada yang dirugikan akibat keterlambatan,” tutup Franoto. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Emas Jadi Penyelamat Aset Saat Rupiah Melemah, Transaksi Pegadaian Semarang Melonjak

17 Juni 2026 - 23:15 WIB

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mendorong peningkatan minat masyarakat Semarang terhadap investasi emas.

Komisi C Kawal Pembangunan Kawasan Terpadu Pakuwon, Minta Pematangan Lahan Tak Tergesa-gesa

17 Juni 2026 - 22:16 WIB

Politikus Gerindra Herlambang Prabowo Ajak Bertemu Tiyo Ardianto, Dorong Ruang Dialog yang Sehat

17 Juni 2026 - 19:46 WIB

Ribuan Warga Saksikan Kirab 1 Sura Mangkunegaran, Tradisi Budaya Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

17 Juni 2026 - 19:25 WIB

Alokasi Anggaran Bertambah, Sejumlah Ruas Jalan Strategis di Wonogiri Siap Dibangun Tahun 2026

17 Juni 2026 - 19:12 WIB

LPPM Unhan RI Dorong Kolaborasi Riset Strategis untuk Perkuat Inovasi Pertahanan Nasional

17 Juni 2026 - 18:50 WIB

Trending di KABAR JATENG