Posyandu di Semarang Kini Jangkau Enam Bidang Pelayanan, Agustina Luncurkan Aplikasi 6 SPM

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | Kabarjateng.id – Pemerintah Kota Semarang mulai memperkuat fungsi Posyandu agar tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu menjangkau berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

Langkah tersebut ditandai dengan peluncuran Aplikasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Peluncuran aplikasi sekaligus sosialisasi tata kelola kelembagaan Posyandu digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, kawasan Manyaran, Semarang Barat, Rabu (4/11).

Acara tersebut diikuti jajaran camat, lurah, serta kader Posyandu percontohan.

Agustina mengatakan, pengembangan Posyandu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pelayanan dasar hingga tingkat kelurahan.

Baca Juga  DPRD Kota Semarang Soroti Nasib Gedung Pandanaran, Pemkot Diminta Buka Rencana Pemanfaatan

Melalui aplikasi tersebut, kader diharapkan lebih mudah melakukan pendataan, mengenali persoalan warga, serta membantu menghubungkan masyarakat dengan layanan yang dibutuhkan.

Kebijakan ini mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Regulasi tersebut mengatur enam bidang pelayanan dasar, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial.

Menurut Agustina, keberadaan Posyandu yang dekat dengan lingkungan keluarga menjadi modal penting untuk mendeteksi berbagai persoalan masyarakat sejak dini.

Ia menilai, kader Posyandu memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan warga.

Baca Juga  Buka Festival CILUKBA di Solo, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Dengan demikian, persoalan yang berkaitan dengan pelayanan dasar dapat lebih cepat diketahui dan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.

“Posyandu tumbuh dari masyarakat dan berada dekat dengan keluarga. Karena itu, keberadaannya menjadi salah satu ujung tombak pemberdayaan masyarakat sekaligus pelayanan publik,” ungkap Agustina.

Perluasan fungsi tersebut dinilai relevan dengan sejumlah persoalan yang masih dihadapi Kota Semarang.

Berdasarkan data per September 2026, terdapat 3.049 balita mengalami stunting dari total 68.735 balita yang telah menjalani pengukuran.

Selain persoalan kesehatan anak, Pemkot Semarang juga mencatat 7.701 anak tidak sekolah dan 2.363 unit rumah masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga  Bus PO Tunggal Dara Terbakar di Tol Bawen-Ungaran, Seluruh Penumpang Selamat

Melalui penguatan Posyandu, pemerintah berharap persoalan tersebut dapat teridentifikasi lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan secara lebih terukur dan tepat sasaran.

Sebagai langkah awal, pada 2026 setiap kelurahan di Kota Semarang memperoleh anggaran untuk membentuk satu Posyandu percontohan.

Agustina berharap keberadaan Posyandu percontohan yang didukung aplikasi digital mampu meningkatkan kualitas pendataan dan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Program tersebut sekaligus diharapkan mendukung lima pilar pembangunan Kota Semarang, yakni Semarang Sehat, Semarang Cerdas, Semarang Bersih, Semarang Tangguh, dan Semarang Makmur. (day)

Berita Terkait

Dishub Kota Semarang Tindak Tegas Pelanggaran Parkir, Dua Kendaraan Jadi Sasaran Penertiban
Tiga Kelompok Wayang Legendaris Bakal Satu Panggung di Simpang Lima Semarang
Tak Sekadar Peringati HKN, RSUD Bumiayu Hadirkan Aksi Nyata Melalui Sunat Massal Gratis
Ribuan Pelayat Antar KH Amdjad ke Peristirahatan Terakhir di Makam Keluarga Besar Wahid Hasyim
Ahmad Luthfi Buka Dialog soal Upah 2027, Buruh Desak KHL Jadi Acuan Utama
Tim Dalwas Periksa Lima Jembatan Garuda di Boyolali, Pastikan Konstruksi Sesuai Standar
Bawahan Menyadap Presiden: Ketika Loyalitas Mengalahkan Integritas Negara
Dua Generasi, Satu Kebanggaan: Ayah dan Anak Abdi Negara Sukses Sandang Gelar Sarjana Hukum

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:29 WIB

Dishub Kota Semarang Tindak Tegas Pelanggaran Parkir, Dua Kendaraan Jadi Sasaran Penertiban

Kamis, 5 November 2026 - 10:43 WIB

Posyandu di Semarang Kini Jangkau Enam Bidang Pelayanan, Agustina Luncurkan Aplikasi 6 SPM

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Tiga Kelompok Wayang Legendaris Bakal Satu Panggung di Simpang Lima Semarang

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Tak Sekadar Peringati HKN, RSUD Bumiayu Hadirkan Aksi Nyata Melalui Sunat Massal Gratis

Rabu, 4 November 2026 - 22:29 WIB

Ribuan Pelayat Antar KH Amdjad ke Peristirahatan Terakhir di Makam Keluarga Besar Wahid Hasyim

Rabu, 4 November 2026 - 12:44 WIB

Ahmad Luthfi Buka Dialog soal Upah 2027, Buruh Desak KHL Jadi Acuan Utama

Rabu, 4 November 2026 - 12:29 WIB

Tim Dalwas Periksa Lima Jembatan Garuda di Boyolali, Pastikan Konstruksi Sesuai Standar

Rabu, 4 November 2026 - 10:32 WIB

Bawahan Menyadap Presiden: Ketika Loyalitas Mengalahkan Integritas Negara

Berita Terbaru