Menu

Mode Gelap
 

Headline · 27 Okt 2024 15:10 WIB

Iswar; Banjir dan Rob Bisa Diatasi, Dana RT Tak Terlalu Membebani APBD


					Iswar; Banjir dan Rob Bisa Diatasi, Dana RT Tak Terlalu Membebani APBD Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Calon Wakil Wali kota Semarang Nomor Urut 01, Iswar Aminuddin kembali menegaskan bahwa rob dan banjir yang menghantui warga Semarang di bagian utara bisa diatasi.

Di hadapan warga Palebon Kecamatan Pedurungan, Iswar yang maju dalam Pilwakot Semarang berpasangan dengan Cawalkot Agustin mengatakan banjir dan rob yang disebabkan menurunnya muka tanah bisa teratasi jika Tol Semarang – Demak sudah jadi.

“Tol Semarang Demak itu juga berfungsi sebagai tanggul laut karena bisa mencegah naiknya air laut ke daratan saat pasang. Nanti Semarang bisa kayak Belanda yang daratannya berada di bawah permukaan air laut,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Selain itu, akan dibangun juga kolam retensi atau embung baru dan pompa berkapasitas puluhan ribu meter kubik untuk mengatasi banjir dan rob.

“Pompa berkapasitas puluhan ribu meter kubik
Embung untuk menampung luapan air di catch area sungai tenggang,” tuturnya.

Selain soal rob dan banjir, Iswar kembali menjelaskan soal program dana RT sebesar 25 juta rupiah pertahun.

Iswar mengatakan, warga jangan khawatir anggaran sebesar itu bisa didapatkan dari mana. Karena dalam perhitungan Iswar, APBD Kota Semarang yang mencapai rata-rata 5 triliun rupiah pertahun, dirasa sangat cukup.

Apalagi, APBD Kota Semarang tahun 2024 tembus di angka 5,46 triliun rupiah. Artinya, angka tersebut tidak akan terkontraksi (terguncang) jika dimasukkan program dana RT.

“Jika 25 Juta rupiah per RT dengan jumlah 1600 RT se Kota Semarang, maka anggaran pertahun adalah 260 miliar per tahun,” tuturnya.

Namun Iswar mengatakan, dana RT bukan untuk operasional atau honor ketua RT. Pasalnya, dana RT digunakan untuk meringankan beban iuran warga.

“Uangnya bukan untuk honor Ketua RT, tapi untuk (iuran) warga,” jelasnya.

Kemudian, beban APBD yang salah satunya untuk program dana RT, lanjut Iswar, bisa diversifikasi atau membagi beban dengan dunia wisata dan hiburan yang akan semakin semarak.

“Kemampuan anggaran Kota Semarang akan diversifikasi dengan menciptakan kota wisata sehingga APBD akan dibebankan tidak hanya di sektor logistik dan industri tapi juga ke pariwisata,” tutupnya. (di)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Berangkat, 325 Bus dan Awak Lulus Pemeriksaan

15 Maret 2026 - 16:43 WIB

Hadapi Arus Mudik 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan dan Posko Layanan di Jawa Bali

15 Maret 2026 - 15:12 WIB

Telkomsel mudik 2026, jaringan Telkomsel Lebaran, Telkomsel RAFI 2026, posko Telkomsel mudik, jaringan Telkomsel Jawa Bali, Telkomsel siaga Lebaran, BTS mobile Telkomsel, layanan Telkomsel Ramadan

Polres Demak Tertibkan Balap Liar di Jalan Lingkar Terminal Baru, 114 Remaja Diamankan 

15 Maret 2026 - 12:22 WIB

Trending di Daerah