DEMAK | Kabarjateng.id – Penguatan keamanan dan peningkatan pelayanan publik menjadi perhatian Kapolres Demak AKBP Samel dalam rotasi empat pejabat di lingkungan Polres Demak.
Para pejabat yang mendapat amanah baru diminta segera mengenali karakteristik wilayah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.
Arahan tersebut disampaikan dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak, Kamis (29/10/2026).
Empat jabatan yang mengalami pergantian meliputi Kasatbinmas, Kapolsek Wedung, Kapolsek Dempet, dan Kapolsek Demak.
Pergantian ini menjadi bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
AKP Tri Cipto Adi Purnomo yang sebelumnya menjabat Kasatbinmas kini bertugas sebagai Kapolsek Wedung.
Jabatan yang ditinggalkannya diisi AKP Mardiati, yang sebelumnya menjabat Kasubbagbinkar Polres Demak.
Berikutnya, AKP Sutrisno yang sebelumnya menjabat Kasubbagdalops Bagops Polres Demak dipercaya menjadi Kapolsek Dempet.
Sedangkan IPTU Muh Alim, yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Mijen, mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Demak.
Sementara itu, AKP Ririk Solekul Hadi mendapat penugasan di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah dengan status sebagai perwira pertama Polres Demak. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai Kapolsek Dempet.
Kapolres Demak AKBP Samel mengatakan, pergantian pejabat harus diikuti peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan tanggung jawabnya.
Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi sosial dan potensi kerawanan di setiap wilayah menjadi salah satu modal penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Serah terima jabatan bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan momentum untuk mempertahankan capaian yang sudah baik, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Samel.
Ia menegaskan, setiap jajaran harus mengutamakan langkah pencegahan melalui deteksi dini.
Informasi yang berkembang di masyarakat perlu direspons secara tepat agar potensi gangguan keamanan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
Kapolres juga meminta Kasatbinmas memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat.
Pendekatan tersebut perlu melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perangkat pemerintahan desa.
Menurut Samel, hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat dapat mendukung upaya pemeliharaan keamanan sekaligus membantu aparat memperoleh informasi mengenai kondisi di lapangan.
Kepada para Kapolsek, ia meminta agar pengawasan wilayah ditingkatkan dan personel lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
Koordinasi lintas sektor juga perlu diperkuat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan sejak awal.
Selain memberikan arahan kepada pejabat baru, Samel menyampaikan apresiasi kepada AKP Ririk Solekul Hadi atas dedikasinya selama bertugas di Polres Demak, khususnya saat memimpin Polsek Dempet.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas berikutnya di lingkungan BNN Provinsi Jawa Tengah.
Samel mengingatkan, kepercayaan dalam jabatan harus dijawab dengan tanggung jawab, integritas, dan kinerja nyata.
Seluruh personel juga diharapkan terus menjaga kekompakan agar kehadiran kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (lim)






