SEMARANG | Kabarjateng.id – Mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggelar simulasi keadaan darurat dengan skenario dugaan ancaman bom, Kamis (29/10/2026).
Latihan bertajuk Airport Contingency Exercise (ACE) 2026 tersebut melibatkan 115 personel dari internal bandara dan sejumlah instansi terkait, termasuk TNI, Polri, serta lembaga intelijen.
Kegiatan ini difokuskan pada pengujian kesiapan petugas, efektivitas koordinasi lintas instansi, dan penerapan prosedur ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan di lingkungan bandara.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, menjelaskan bahwa latihan tersebut menjadi bagian dari evaluasi kesiapan menghadapi kondisi darurat.
Ia menilai setiap personel harus memahami peran masing-masing agar penanganan situasi dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Kesiapan personel dan koordinasi yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan bandara,” kata Sulistyo.
Menurutnya, latihan tidak hanya menitikberatkan pada aspek operasional, tetapi juga menguji kemampuan petugas dalam mengelola komunikasi ketika menghadapi situasi darurat.
Karena itu, ACE 2026 turut memasukkan simulasi media handling exercise.
Melalui kegiatan ini, kesiapan penyampaian informasi kepada media diuji agar komunikasi publik berlangsung secara terarah dan mengacu pada informasi yang telah dipastikan kebenarannya.
Keterlibatan berbagai instansi diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai prosedur penanganan ancaman serta memperjelas pembagian tanggung jawab masing-masing pihak.
Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menyatakan akan terus mengevaluasi prosedur keamanan dan meningkatkan kesiapsiagaan personel melalui latihan serupa.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya operasional penerbangan yang aman dan kondusif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan bandara. (lim)






