BANYUMAS | Kabarjateng.id – Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0701/Banyumas mulai menunjukkan hasil nyata.
Sejumlah pembangunan infrastruktur desa telah selesai, sementara perbaikan rumah warga, penyediaan fasilitas umum, serta berbagai pelayanan sosial masih terus dilaksanakan hingga Rabu (28/10/2026).
Capaian pembangunan fisik mencakup sejumlah sarana yang dibutuhkan masyarakat.
Jalan rabat beton di Desa Sawangan sepanjang 81 meter dan Desa Gumelar Lor sepanjang 120 meter telah rampung 100 persen.
Penyelesaian juga mencakup dua talud dengan panjang masing-masing 125 meter dan 25 meter, lima titik plat beton sepanjang 4 meter per titik, serta drainase sepanjang 80 meter.
Selain infrastruktur tersebut, pembangunan jembatan di 10 titik mulai dikerjakan.
Pembangunan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan menunjang kelancaran aktivitas masyarakat, terutama di kawasan yang membutuhkan akses transportasi lebih memadai.
Program Bakti TNI AD juga menyasar peningkatan kualitas hunian dan fasilitas publik.
Sebanyak 105 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi sasaran rehabilitasi, disertai pembangunan 31 unit jamban.
Di sektor fasilitas umum, kegiatan meliputi revitalisasi empat sekolah, enam tempat ibadah, empat panti asuhan, serta satu makam sesepuh.
Pemenuhan kebutuhan air bersih turut menjadi perhatian melalui pemasangan jaringan pipa di tiga titik yang ditujukan untuk melayani 106 keluarga.
Selain itu, pembangunan sumur bor di 30 titik masuk dalam rencana program guna memperluas akses masyarakat terhadap sumber air bersih.
Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Kodim 0701/Banyumas juga menjalankan berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan.
Kegiatan tersebut meliputi operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, serta pemberian bantuan kursi roda dan alat bantu berjalan berupa kruk maupun walker.
Masyarakat juga mendapatkan dukungan melalui bazar murah untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, penyaluran paket sembako masih berlangsung dan operasi katarak direncanakan menjadi bagian dari agenda pelayanan berikutnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui pelayanan sosial dan kesehatan.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, mitra pendukung, dan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
Sejumlah sasaran yang telah selesai diharapkan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Adapun pekerjaan yang masih berlangsung diharapkan dapat dituntaskan sesuai rencana sehingga manfaat program semakin luas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat. (lim)






