Menu ✖

Mode Gelap
 

Kabar Klaten

Warga Pedan Klaten Geger, Sesosok Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

badge-check


					Warga Pedan Klaten Geger, Sesosok Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur Perbesar

KLATEN, Kabarjateng.id – Suasana tenang pada Minggu malam, 28 Desember 2025, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah warga Dukuh Ngrendeng, Desa Sobayan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, menemukan sesosok tubuh laki-laki berada di dalam sumur.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 20.20 WIB ketika seorang warga setempat, Marisnah, hendak mengambil air untuk berwudu.

Saat memasang timba dan menengok ke dalam sumur, Marisnah terkejut melihat bagian kepala manusia tampak mengapung.

Sumur tersebut diketahui memiliki diameter kurang lebih satu meter dengan kedalaman sekitar empat meter.

Kaget akibat temuan itu, ia segera memanggil warga sekitar untuk memastikan apa yang dilihatnya.

Setelah diamati bersama, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pedan dan meminta bantuan evakuasi.

Petugas kepolisian bersama tim relawan dan warga kemudian melakukan upaya pengangkatan korban dari dalam sumur.

Dari hasil identifikasi, jasad laki-laki tersebut diketahui bernama Jarot (34), seorang pedagang yang tinggal di Dukuh Grendeng, Desa Sobayan, Kecamatan Pedan.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun di lokasi, diduga korban terjatuh ke dalam sumur ketika sedang menimba air.

Dugaan tersebut diperkuat karena posisi tubuh korban saat ditemukan dan kondisi sumur yang cukup licin di bagian bibirnya.

Setelah korban berhasil dievakuasi, tenaga medis dari Puskesmas Pedan, dr. Dwi, melakukan pemeriksaan fisik.

Dari hasil analisa medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Pemeriksaan lanjutan juga mendapatkan informasi dari pihak keluarga dan warga sekitar bahwa almarhum diketahui sedang mengalami depresi akibat tekanan ekonomi dan rutin menjalani perawatan di RS Mitra Pedan.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan mengiklaskan kepergian Jarot.

Keluarga juga memutuskan untuk tidak meminta autopsi lebih lanjut dan bersedia melanjutkan proses pemakaman sesuai adat setempat.

Kapolsek Pedan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar sumur, khususnya pada malam hari.

Selain itu, warga juga diharapkan saling memperhatikan kondisi sosial dan mental anggota keluarga maupun tetangga agar kejadian serupa dapat dicegah, mengingat tekanan ekonomi dapat berdampak pada kondisi psikologis seseorang. (ar)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kurang dari 24 Jam, Resmob Polres Demak Ringkus 3 Terduga Pelaku Pengeroyokan Maut di Pantura

15 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Razia Rutan Demak, Polisi Geledah Kamar Hunian dan Tes Urine 28 Warga Binaan

15 Oktober 2026 - 17:27 WIB

223 Desa di Grobogan Bersiap Gelar Pilkades, Pendaftaran Calon Dibuka hingga 20 Oktober

15 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Kekeringan di Grobogan Belum Berakhir, 108 Desa Masih Krisis Air Bersih

15 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Terima SK Kepengurusan 2026–2031, LPER Semarang Raya Siapkan Program Pemberdayaan UMKM

15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resmi Pimpin PWI Kabupaten Semarang, Rony Yuwono Tekankan Profesionalisme dan Solidaritas Wartawan

15 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Trending di Daerah