Menu

Mode Gelap
 

Politik

Dolfie Palit Nahkodai PDIP Jawa Tengah 2025–2030, Targetkan Kembalinya ‘Kandang Banteng’ di Pemilu 2029

badge-check


					Dolfie Palit Nahkodai PDIP Jawa Tengah 2025–2030, Targetkan Kembalinya ‘Kandang Banteng’ di Pemilu 2029 Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Konferensi Daerah (Konferda) ke-37 PDI Perjuangan Jawa Tengah di Ballroom Hotel Patra Jasa, Semarang, pada Sabtu (27/12/2025), menjadi momentum bagi Dolfie.

Dalam forum itu, jajaran kader dan perwakilan daerah hadir, khususnya Dolfie Othniel Frederic Palit, anggota DPR RI, resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah periode 2025-2030.

Selain menetapkan Dolfie sebagai ketua, Konferda juga menetapkan komposisi kepengurusan baru.

Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menjadi Sekretaris DPD, sementara posisi Bendahara oleh Anggota DPR RI, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra.

Total ada 25 pengurus inti, melalui Surat Keputusan DPP PDI Perjuangan juga ada delapan kader perempuan, sebagai komitmen partai atas keterwakilan gender 30 persen.

Dalam keterangan resminya, Dolfie menegaskan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya mejadi kesepakatan secara aklamasi oleh seluruh peserta.

Ia menjelaskan proses penunjukan kepengurusan telah melalui beberapa tahapan pertimbangan, salah satunya hasil psikotes serta pleno internal DPP.

Sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie menggarisbawahi mandat strategis Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Yakni, kepengurusan periode ini mampu mengembalikan kejayaan PDIP Provinsi Jawa Tengah sebagai “kandang banteng”.

Ia menargetkan, pada Pemilu 2029, raihan suara dan kemenangan politik harus mampu melampaui capaian Pemilu 2019, khususnya kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah.

“Jawa Tengah harus kembali menjadi lumbung suara utama. Ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kerja kolektif melalui strategi,” ujarnya.

Berkenaan dengan dinamika internal partai, Dolfie memastikan kondisi PDIP Jateng tetap solid.

Ia turut menanggapi tidak hadirnya tokoh senior PDIP FX Hadi Rudyatmodi pada acara itu.

Menurutnya, ketidakhadiran murni agenda pribadi dan tidak mencerminkan adanya perpecahan atau faksi partai.

“Beliau tetap kader baik. Tidak ada gesekan, kami tetap menyatu,” tegasnya.

Agenda Kemanusiaan

Di sisi lain, Dolfie membawa pesan khusus dari Ketua Umum agar PDIP Jawa Tengah tidak hanya fokus pada strategi politik elektoral, tetapi juga terus hadir dalam agenda kemanusiaan.

Ia menyinggung pentingnya gotong royong membantu penanganan bencana nasional, terutama di wilayah Sumatra yang saat ini tengah terdampak bencana.

“Ada tiga amanat penting yang harus dipegang: memperkuat soliditas partai, menjadi sahabat rakyat, dan aktif dalam misi kemanusiaan,” pungkasnya.

 

Editor: Mualim

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pemprov Jateng Siapkan Dana Cadangan Rp1,2 Triliun untuk Pilgub 2029

5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Kapolres Brebes Pimpin Apel Siaga Bencana, Perkuat Kolaborasi Hadapi Kekeringan dan Karhutla

5 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Lapas Purwodadi Gelar Seleksi Magang Nasional Secara Terbuka dan Objektif

5 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Komitmen Tegakkan Hukum, Kejari Brebes Musnahkan Barang Bukti 30 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

5 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Polsek Slawi Ringkus Pelaku Penggelapan Motor, Kendaraan Korban Berhasil Diamankan

5 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pemprov Jateng Perkuat Ketahanan Iklim, Gandeng Mercy Corps dan Delapan Daerah Kelola DAS

5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Trending di KABAR JATENG