Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan · 5 Mei 2026 23:08 WIB

UIN Salatiga Perkuat Jejak Global, Gandeng Mufti Negeri Sabah untuk Pendidikan Islam Internasional


					UIN Salatiga Perkuat Jejak Global, Gandeng Mufti Negeri Sabah untuk Pendidikan Islam Internasional Perbesar

SALATIGA, Kabarjateng.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga kembali menunjukkan langkah besar di tingkat internasional dengan menjalin kerja sama resmi bersama Kantor Mufti Negeri Sabah, Malaysia, Selasa (5/5).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperluas pengabdian masyarakat lintas negara sekaligus memperkuat pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut membuka ruang sinergi dalam berbagai bidang.

Mulai dari penyediaan tenaga ahli, penguatan pendidikan Islam, hingga pengabdian masyarakat yang memberi dampak langsung bagi umat.

Langkah ini sekaligus menegaskan posisi UIN Salatiga sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pengembangan moderasi beragama di Indonesia.

Tetapi juga aktif mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk kepentingan kemanusiaan secara global.

Kepedulian terhadap Anak Pekerja Migran

Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy, mengatakan bahwa kerja sama ini lahir dari kepedulian kampus terhadap pendidikan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di luar negeri, khususnya di Malaysia dan Filipina.

Melalui program GEMA CITA (Generasi Muda Cinta Tanah Air), UIN Salatiga selama ini membantu anak-anak pekerja migran agar tetap memperoleh kesempatan belajar yang layak.

“Hari ini menjadi momen yang sangat berharga bagi kami. Lewat GEMA CITA, kami telah mendampingi puluhan anak pekerja migran dari Malaysia dan Filipina agar tetap bisa menempuh pendidikan.

Kami berharap mereka kembali ke daerah asal dengan ilmu yang bermanfaat dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Zakiyuddin.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan memperluas ruang pengabdian sivitas akademika UIN Salatiga hingga ke tingkat internasional.

“Kami ingin kehadiran UIN Salatiga tidak hanya terasa di dalam negeri, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan umat di tingkat global melalui pendidikan dan pengabdian nyata,” tambahnya.

Sabah Butuh Tenaga Pengajar Berkualitas

Mufti Negeri Sabah, Sahibus Sahamah Datuk Dr. Ust. Hj. Bungsu Aziz bin Haji Jaafar, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut.

Menurutnya, Sabah saat ini membutuhkan banyak tenaga pengajar berkualitas, terutama dalam bidang pendidikan Al-Qur’an dan tahfidz.

Ia menilai UIN Salatiga memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan sangat sesuai dengan kebutuhan pendidikan Islam di Sabah.

“Kami sangat berharap kerja sama ini menjadi jalan untuk menghadirkan tenaga pengajar terbaik, khususnya di bidang tahfidz. UIN Salatiga memiliki kualitas tenaga ahli yang sangat kami butuhkan,” ungkapnya.

Perluas Kolaborasi Akademik Internasional

Selain bekerja sama dengan Kantor Mufti Negeri Sabah, UIN Salatiga juga mempererat hubungan dengan Ma’had Tahfidz Alquran Ibnu Al-Jazari (MTIJ), Sabah.

Kolaborasi ini mencakup pertukaran dosen, riset bersama dalam pengembangan kurikulum tahfidz, hingga program magang internasional bagi mahasiswa, sehingga hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia semakin kuat. (ar)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Dapur Rumah Warga di Cepogo Terbakar, Polisi dan Warga Cepat Padamkan Api

5 Mei 2026 - 23:27 WIB

Polda Jateng Bongkar 53 Kasus Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 60 Pelaku Diamankan

5 Mei 2026 - 21:07 WIB

Pemburu Biawak Hanyut di Sungai Lusi, Tim SAR Temukan Korban Meninggal 300 Meter dari Lokasi Awal

5 Mei 2026 - 20:29 WIB

Bhayangkari Polres Salatiga Perdalam Teknologi AI, Perkuat Literasi Digital di Era Modern

5 Mei 2026 - 17:55 WIB

Diduga Sakit, Lansia di Tuntang Meninggal di Kamar Mandi Rumah

5 Mei 2026 - 17:25 WIB

Arena Sabung Ayam dan Dadu di Sumogawe Diduga Masih Beroperasi, APH Diminta Lakukan Penertiban

5 Mei 2026 - 17:04 WIB

Trending di KABAR JATENG