GROBOGAN, Kabarjateng.id – Pencarian terhadap Yusuf Afandi (24), korban hanyut warga Godong, Grobogan, akhirnya membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan menemukan korban di Sungai Lusi, Kecamatan Klambu, pada Selasa (5/5/2026) siang dalam kondisi meninggal dunia.
Lokasi penemuan berjarak sekitar 300 meter dari titik awal korban hanyut.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa tim menemukan korban saat melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
“Sekitar pukul 13.30 WIB, tim berhasil menemukan saudara AF dalam kondisi meninggal dunia saat proses pencarian berlangsung,” ujar Budiono.
Saat penyisiran berlangsung, tim melihat benda berwarna gelap di bawah permukaan air di pinggir sungai.
Setelah petugas memeriksa lebih dekat, benda tersebut ternyata tubuh korban yang selama ini dicari.
“Tim melihat benda hitam di bawah permukaan air di tepian sungai. Setelah kami periksa, ternyata itu korban,” tambahnya.
Korban Langsung Dievakuasi
Setelah menemukan korban, petugas segera mengevakuasi jasad Yusuf Afandi dan membawanya ke Puskesmas Godong untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Budiono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang bekerja keras selama proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan atas kerja sama yang baik sehingga korban dapat segera ditemukan,” katanya.
Imbauan untuk Masyarakat
Budiono mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, terutama ketika arus sedang deras dan kondisi air tidak bersahabat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sungai agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Kronologi Korban Hanyut
Sebelumnya, Yusuf Afandi hanyut pada Senin (4/5/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB di Sungai Lusi, Dusun Brakas, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.
Saat itu, korban bersama lima rekannya sedang berburu biawak di sekitar sungai.
Yusuf kemudian berenang untuk menyeberangi sungai, namun saat berada di tengah aliran deras, ia diduga kelelahan dan tidak mampu melawan arus hingga akhirnya terseret dan hilang. (rs)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.