UNGARAN | Kabarjateng.id – Sebanyak 199 warga Kabupaten Semarang menerima bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.
Bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang menghadapi kerentanan sosial ekonomi dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Bupati Semarang H Ngesti Nugraha di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (29/10/2026) pagi.
Ngesti mengatakan, bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Semarang itu diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Ia berpesan agar uang bantuan digunakan sesuai peruntukannya, seperti membeli beras, minyak goreng, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Gunakan untuk membeli beras atau minyak goreng. Jangan untuk judi online,” tegas Ngesti di hadapan para penerima bantuan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, menjelaskan bahwa setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta.
Penerimanya terdiri atas warga kurang mampu dan penyandang disabilitas.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk mencukupi kebutuhan dasar.
Sebelum ditetapkan sebagai penerima, seluruh calon penerima telah melalui tahapan verifikasi dan validasi kondisi sosial ekonomi oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kementerian Sosial.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.
TKSK juga akan turut melakukan pendampingan agar dana bantuan dimanfaatkan secara tepat.
Salah seorang penerima, Sugiyarto (76), mengaku bersyukur mendapatkan bantuan dari Pemkab Semarang.
Warga Dusun Kretek, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, tersebut berencana menggunakan uang yang diterimanya untuk membeli beras.
“Untuk beli beras,” ujar duda dengan dua anak itu singkat menggunakan bahasa Jawa. (dkp)






