SEMARANG, Kabarjateng.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali melepas peserta Program Balik Rantau Gratis 2026 dari Terminal Mangkang, Sabtu (28/3/2026).
Program ini mendapat respons positif dari masyarakat karena membantu mengurangi beban biaya perjalanan sekaligus memberi rasa aman dan nyaman.
Sejumlah peserta balik rantau dan keluarga yang mengantar di Terminal Mangkang tampak antusias.
Salah satunya Tyas, warga Simongan, Kota Semarang, yang mengantar putrinya, Aurelia, kembali ke Jakarta bersama suami dan anaknya.
Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
Tyas menjelaskan, anaknya sempat kesulitan mendapatkan tiket kereta untuk kembali ke Jakarta.
Namun, setelah mengetahui adanya program balik gratis dari Pemprov Jateng, mereka segera mendaftar dan berhasil menjadi peserta.
“Program ini sangat membantu. Perjalanan jadi lebih aman dan biaya bisa kami hemat,” ujarnya usai melepas keluarganya di Terminal Mangkang.
Apresiasi Perantau
Peserta lain, Kristianti, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah.
Perempuan yang telah merantau sejak 1981 itu mengaku program ini sangat membantu kebutuhannya untuk kembali ke Jakarta.
Ia berharap perjalanan berjalan lancar dan dirinya bisa kembali bekerja seperti biasa.
Kristianti juga berharap pemerintah kembali menggelar program serupa tahun depan.
Tiga Titik Pemberangkatan
Pada hari yang sama, Pemprov Jateng memberangkatkan peserta balik gratis dari tiga lokasi, yakni Asrama Haji Donohudan, Terminal Mangkang Semarang, dan Terminal Bulupitu Banyumas.
Gubernur Jawa Tengah membuka kegiatan secara terpusat dan peserta di lokasi lain mengikuti secara daring.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang hadir di Terminal Mangkang, menyebut jumlah peserta mencapai 550 orang.
Mereka berangkat menuju Jakarta menggunakan 11 armada bus dan berasal dari Kabupaten Demak, Kota Semarang, serta Kabupaten Jepara.
Ia juga menyampaikan pesan kepada para perantau agar tetap semangat bekerja setelah kembali ke Jakarta, serta berusaha meraih rezeki yang halal dan berkah.
Wujud Kepedulian Pemerintah
Usai pelepasan, Sumarno menegaskan bahwa program Mudik dan Balik Rantau Gratis menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang merantau.
Menurutnya, momen berkumpul bersama keluarga saat Lebaran mampu menumbuhkan semangat baru untuk kembali bekerja.
Ia juga mengapresiasi kelancaran pelaksanaan program tahun ini yang berlangsung tanpa kendala, didukung kondisi cuaca yang bersahabat serta sinergi berbagai pihak.
“Semua berjalan lancar. Ini berkat dukungan dan kerja sama seluruh pihak yang menjaga situasi di Jawa Tengah tetap kondusif,” pungkasnya. (dkp)






