KUDUS | Kabarjateng.id – Antusiasme masyarakat terhadap gelaran Piala Dunia 2026 dimanfaatkan Polres Kudus untuk mempererat hubungan dengan warga melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar secara gratis di sejumlah lokasi.
Kegiatan tersebut mulai berlangsung sejak Jumat dini hari (12/6/2026) dan dijadwalkan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 selesai.
Selain di pusat layanan terpadu Polres Kudus yang berada di bekas kantor Polres Kudus, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh jajaran Polsek di berbagai wilayah.
Warga yang hadir dapat menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia tanpa dipungut biaya.
Pada pelaksanaan nobar hari kedua, masyarakat menyaksikan laga Kanada menghadapi Bosnia dan Herzegovina yang berakhir imbang 1-1 setelah berlangsung dalam tempo pertandingan yang menarik.
Tingginya minat warga terlihat dari ramainya lokasi nobar yang dipenuhi penonton dari berbagai kalangan.
Kehadiran masyarakat menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban selama pertandingan berlangsung.
Untuk menambah kenyamanan, pihak kepolisian juga menyediakan kopi serta makanan ringan bagi para penonton.
Fasilitas tersebut diharapkan membuat masyarakat dapat menikmati pertandingan sambil bersantai dan berinteraksi dengan anggota kepolisian.
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa kegiatan nobar merupakan salah satu upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui aktivitas yang bersifat positif dan menghibur.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi, membangun kedekatan, dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.
Ia menambahkan, meskipun sejumlah pertandingan berlangsung pada dini hari akibat perbedaan waktu dengan negara penyelenggara, jajaran Polres Kudus tetap memastikan tugas pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.
“Kegiatan ini tidak akan mengurangi komitmen kami dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Lebih lanjut, Kapolres mengajak masyarakat menjadikan ajang Piala Dunia sebagai sarana hiburan yang sehat dan memperkuat kebersamaan.
Ia juga mengingatkan agar kemeriahan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum.
Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dengan menghindari praktik perjudian, konsumsi minuman keras, maupun tindakan lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Dengan demikian, semangat Piala Dunia dapat menjadi momentum yang membawa manfaat positif dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. (ag)






