Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jawa Tengah

Pembukaan CASN 2026 di Jateng Masih Dikaji, Pemprov Tunggu Kepastian Pusat

badge-check


					Pembukaan CASN 2026 di Jateng Masih Dikaji, Pemprov Tunggu Kepastian Pusat Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum menerima kepastian pembukaan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026.

Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa pihaknya mulai menyusun dan mendata kebutuhan pegawai untuk diajukan.

Proses ini menjadi tahap awal sebelum pengajuan formasi.

Ia menyampaikan hal tersebut setelah menghadiri kegiatan halalbihalal di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (25/3/2025).

Menurutnya, pemerintah pusat meminta daerah menghitung kebutuhan riil pegawai.

“Kami belum menerima informasi pembukaan CASN 2026. Saat ini kami fokus mengkaji kebutuhan formasi untuk kami ajukan,” jelasnya.

Kewenangan Ada di Pemerintah Pusat

Sumarno menegaskan bahwa pemerintah pusat memegang kewenangan penuh dalam menentukan pembukaan formasi CASN 2026.

Pemerintah daerah hanya menghitung dan mengusulkan kebutuhan berdasarkan kondisi lapangan.

Ia juga menanggapi isu efisiensi anggaran yang berpotensi memengaruhi pembukaan formasi tahun ini.

Menurutnya, kebijakan tersebut tetap bergantung pada keputusan pemerintah pusat.

“Daerah hanya mengusulkan kebutuhan. Pemerintah pusat menentukan keputusan akhir,” tegasnya.

Konsep Zero Growth Jadi Acuan

Saat ini, Pemprov Jawa Tengah belum menetapkan jumlah pasti kebutuhan pegawai.

Namun, jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun menjadi salah satu pertimbangan utama.

Sumarno menjelaskan bahwa pihaknya menyesuaikan pengisian kebutuhan pegawai dengan konsep “zero growth”, yaitu menjaga keseimbangan antara pegawai baru dan pegawai yang pensiun.

“Kami menyesuaikan kebutuhan dengan jumlah pegawai yang pensiun agar tetap seimbang,” ujarnya.

Tenaga Pendidik Masih Dominan

Dari sisi sektoral, kebutuhan tenaga pendidik masih mendominasi di lingkungan Pemprov Jawa Tengah.

Jumlah guru tercatat paling besar dibandingkan sektor lain.

“Jumlah tenaga pendidik mencapai sekitar 25 ribu orang, sehingga masih menjadi kebutuhan utama,” pungkasnya. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

BNNP Jateng dan Pemkot Semarang Perkuat Gerakan ANANDA BERSINAR Cegah Narkoba Sejak Dini

26 Juli 2026 - 16:16 WIB

Diduga Mafia Solar Subsidi Berkeliaran di Kabupaten Semarang, APH Didesak Bongkar Jaringan Lintas Daerah

26 Juli 2026 - 14:47 WIB

Kebakaran Hebat Terjang Pasar Modern BSB, Diduga Berawal dari Tabung Gas Bocor

26 Juli 2026 - 13:00 WIB

Festival Tongtek Kabumi Desa Bringin Jepara Berlangsung Meriah

26 Juli 2026 - 09:51 WIB

Asri FC Juara Wurja Cup Jilid I 2026 Usai Taklukkan PGRI Paguyangan FC 2-1 di Laga Final

26 Juli 2026 - 09:44 WIB

Wali Kota Semarang Selidiki Kematian Harimau Putih Anggun di Semarang Zoo

26 Juli 2026 - 08:37 WIB

Trending di Kabar Semarang