DENPASAR | Kabarjateng.id – Pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata menjadi fokus pembelajaran 65 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 Angkatan XXVI “Rajawali” saat melakukan visitasi di Bali.
Kegiatan yang digelar Pusdikmin Lemdiklat Polri tersebut dipimpin Kepala Pusdikmin Kombes Pol Ruli Agus Pramono, S.I.K., M.H.
Bali dipilih sebagai lokasi pembelajaran untuk melihat secara langsung bagaimana sektor ekonomi kreatif dan pariwisata dikembangkan sekaligus menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Visitasi tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran PKN Tingkat II dengan mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif dalam Transformasi Ekonomi Kreatif untuk Memperkuat Ketahanan Nasional”.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi empat kelompok. Mereka mengunjungi Ditreskrimsus Polda Bali, Polresta Denpasar, Pemkot Denpasar, dan Pemkab Gianyar.
Peserta kemudian menggali informasi mengenai berbagai program dan kebijakan yang berkaitan dengan UMKM serta pariwisata.
Pada sektor UMKM, perhatian diarahkan pada pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan sentra kerajinan, penguatan desa wisata, serta strategi pemasaran produk.
Peserta juga mengidentifikasi sejumlah persoalan atau kesenjangan yang masih menjadi kendala dalam pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
Sementara pada sektor pariwisata, peserta mempelajari strategi pemasaran destinasi, digitalisasi layanan dan promosi, serta pemanfaatan ekonomi kreatif untuk meningkatkan daya tarik wisata.
Aspek perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) juga menjadi salah satu materi yang digali selama visitasi.
Perlindungan tersebut dinilai penting dalam menjaga nilai dan potensi ekonomi karya kreatif masyarakat.
Kombes Pol Ruli Agus Pramono berharap proses pembelajaran lapangan tersebut memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam memahami persoalan pembangunan di daerah.
Menurutnya, pengalaman dari Bali dapat menjadi bahan bagi peserta untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan.
Selain meningkatkan kapasitas peserta, hasil visitasi diharapkan turut memberikan manfaat bagi instansi yang menjadi lokasi kunjungan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pusdikmin Lemdiklat Polri menyiapkan pemimpin yang mampu melihat persoalan secara komprehensif dan mendorong inovasi untuk memperkuat ketahanan nasional.






