KUDUS | Kabarjateng.id – Pesan tentang disiplin dan bahaya kenakalan remaja menjadi perhatian dalam upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-57 SMA NU Al Ma’ruf Kudus, Kamis (10/9/2026).
Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo hadir sebagai pembina upacara.
Di hadapan para siswa, ia mengajak generasi muda membangun kebiasaan disiplin, menaati aturan, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Upacara digelar di halaman SMA NU Al Ma’ruf Kudus. Kegiatan tersebut diikuti kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, personel Polres Kudus, serta seluruh peserta didik.
Dalam amanatnya, AKBP Wahyu menyampaikan ucapan selamat atas usia ke-57 SMA NU Al Ma’ruf.
Menurutnya, perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan prestasi dan mencetak generasi berkarakter.
“Atas nama pribadi dan jajaran Polres Kudus, saya mengucapkan selamat Hari Lahir ke-57 SMA NU Al Ma’ruf Kudus. Semoga semakin maju, berprestasi dan mampu mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak dan berkarakter,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan SMA NU Al Ma’ruf selama lebih dari lima dekade menunjukkan adanya kontribusi terhadap perkembangan pendidikan.
Sekolah diharapkan terus melahirkan lulusan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kapolres kemudian mengingatkan para siswa agar disiplin tidak hanya diterapkan saat berada di lingkungan sekolah.
Sikap tertib dan bertanggung jawab juga harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Para pelajar diminta menaati tata tertib sekolah sekaligus memahami batasan yang diatur dalam hukum.
Mereka juga diingatkan untuk tidak terlibat narkoba, tawuran, perundungan, geng motor maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.
“Gunakan media sosial secara bijak dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” pesan AKBP Wahyu.
Selain membahas persoalan pergaulan, Kapolres Kudus turut mengajak siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Kesadaran menaati aturan di jalan, menurutnya, perlu dibangun sejak usia sekolah.
Ia berharap para siswa mampu mengembangkan keseimbangan antara kemampuan akademik dan pembentukan karakter.
Prestasi, akhlak, kedisiplinan dan kepedulian sosial dinilai menjadi bekal penting menghadapi masa depan.
“Jadilah generasi muda yang berprestasi, berakhlak dan menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Kepala SMA NU Al Ma’ruf Kudus Anas Ma’ruf mengapresiasi kehadiran Kapolres Kudus dalam momentum Harlah ke-57 tersebut.
Menurut Anas, kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Kudus memberikan motivasi sekaligus pengalaman berharga bagi para siswa.
Materi yang disampaikan juga dinilai sejalan dengan program sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya diukur melalui pencapaian akademik.
Peserta didik juga perlu dibekali kedisiplinan, akhlak, tanggung jawab serta kemampuan menggunakan teknologi secara positif.
“Pesan yang disampaikan Bapak Kapolres sangat relevan dengan kondisi anak-anak saat ini. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, memiliki akhlak yang baik, disiplin, bertanggung jawab dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkap Anas.
Ia menambahkan, upaya mencegah kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Sekolah, orang tua, masyarakat dan kepolisian perlu membangun komunikasi serta pendampingan secara berkelanjutan.
“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara guru, orang tua, masyarakat dan kepolisian untuk bersama-sama menjaga dan mendampingi anak-anak agar terhindar dari kenakalan remaja serta berbagai pengaruh negatif di lingkungan mereka,” tandasnya. (ahs)






