Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jawa Tengah · 17 Mei 2026 09:51 WIB

BPBD Jateng Percepat Penutupan Tanggul Jebol Sungai Silandak, Siapkan Solusi Permanen


					BPBD Jateng Percepat Penutupan Tanggul Jebol Sungai Silandak, Siapkan Solusi Permanen Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menutup tanggul jebol di Sungai Silandak yang memicu banjir di kawasan Semarang Barat dan Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Selain menangani kondisi darurat, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang agar banjir serupa tidak kembali terjadi.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah pencegahan sebelum banjir terjadi.

BPBD memasang talut darurat di titik rawan sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya debit air.

“Penanganan di Silandak Jembawan sudah kami lakukan sejak Jumat, 8 Mei 2026. Namun, derasnya arus banjir dan material pasir menghanyutkan talut darurat tersebut,” ujar Bergas, Sabtu (16/5/2026).

Personel Siaga di Lapangan

BPBD Jawa Tengah terus menurunkan personel ke lapangan untuk memantau situasi, membantu warga terdampak, serta melaksanakan kerja bakti membersihkan lumpur dan material sisa banjir.

Menurut Bergas, pengecekan lokasi terus berlangsung agar penanganan darurat berjalan maksimal dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti biasa.

“Hari ini kami melakukan pengecekan langsung sekaligus penanganan darurat. Untuk solusi jangka panjang masih kami koordinasikan bersama instansi terkait,” jelasnya.

Koordinasi Bersama BBWS Pemali Juana

Untuk memperkuat tanggul dan mempercepat penanganan teknis, BPBD Jawa Tengah juga menjalin koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Langkah ini bertujuan agar perbaikan tanggul tidak hanya bersifat sementara, tetapi benar-benar menjadi solusi permanen untuk mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

“Untuk penanganan tanggul kami sudah berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana,” tambah Bergas.

Banjir Rendam Permukiman, Dua Warga Meninggal

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Semarang bagian barat dan selatan pada Jumat malam (15/5/2026) membuat Sungai Silandak di kawasan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, meluap.

Luapan air merendam sejumlah permukiman warga di Kecamatan Ngaliyan hingga wilayah Mangkang.

Banjir itu tidak hanya merusak lingkungan sekitar, tetapi juga merenggut dua nyawa warga.
Gubernur Jateng Minta Penanganan Cepat

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut dan meminta seluruh jajaran bergerak cepat membantu masyarakat terdampak.

“Saya sudah meminta seluruh jajaran terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat dan membantu warga terdampak,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga akan mengevaluasi sistem drainase serta wilayah rawan banjir agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan korban jiwa.

Pemprov Jateng akan memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Kota Semarang, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan para relawan agar penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, efektif, dan terpadu.

Selain itu, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

Mitigasi Bencana Harus Lebih Kuat

Gubernur menegaskan pentingnya memperkuat mitigasi bencana secara bersama-sama, mulai dari normalisasi sungai, pengendalian lingkungan di daerah aliran sungai, hingga peningkatan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami memastikan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang berjalan serius demi melindungi masyarakat,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jawa Tengah Pecahkan Rekor Nasional Koperasi Merah Putih

16 Mei 2026 - 22:13 WIB

Polres Jepara Gelar Panen Raya Jagung dan Ikuti Groundbreaking Gudang Pangan Polri

16 Mei 2026 - 21:55 WIB

Polres Demak Panen Raya Jagung, Empat Ton Hasil Panen Masuk ke Bulog

16 Mei 2026 - 21:15 WIB

Jalan Citarum Akan Dibeton, Pemkot Semarang Siapkan Perbaikan Jangka Panjang

16 Mei 2026 - 10:47 WIB

Desak Pemberhentian Kades, Warga Banjaranyar Sampaikan Aspirasi ke Bupati Banyumas

16 Mei 2026 - 09:48 WIB

Pengajian Umum Haul Mbah Dewi Suminah dan Haul Dukuh Krajan Berlangsung Khidmat

15 Mei 2026 - 22:58 WIB

Trending di Daerah