Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Ratusan Anggota BLN Gelar Aksi Damai di Polda Jateng, Desak Pengembalian Dana dan Penyelesaian Adil

badge-check


					Ratusan Anggota BLN Gelar Aksi Damai di Polda Jateng, Desak Pengembalian Dana dan Penyelesaian Adil Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id — Ratusan anggota dan penanam modal Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dari berbagai daerah menggelar aksi damai di halaman Mapolda Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

Kehadiran massa dalam jumlah besar itu menarik perhatian publik sekaligus menegaskan tuntutan utama mereka, yakni percepatan pengembalian dana serta penyelesaian yang adil dan kondusif.

Solidaritas Aksi Anggota Koperasi BLN (SAK BLN) menggerakkan aksi yang diikuti sekitar 500 hingga 1.000 peserta.

Sepanjang kegiatan, massa aksi damai menjaga ketertiban sambil menyuarakan harapan agar BLN tetap berjalan dan mampu memenuhi kewajibannya kepada anggota.

Mayoritas Anggota Nyatakan Dukungan

Kuasa hukum penanam modal, Heru Prasetya, menyampaikan bahwa aksi tersebut mencerminkan suara mayoritas anggota.

Ia menyebut sekitar 41.002 anggota dan penyerta modal masih menaruh kepercayaan terhadap keberlanjutan BLN.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak tertentu yang memanfaatkan gerakan tersebut tanpa mewakili kepentingan mayoritas anggota.

Menurutnya, aksi ini murni lahir dari keinginan anggota untuk mendapatkan kejelasan dan kepastian.

SAK BLN menegaskan bahwa koperasi tersebut selama ini memberi manfaat bagi anggotanya, sehingga harapan terhadap penyelesaian masalah tetap terbuka.

Proses Pengembalian Dana Mulai Berjalan

Kuasa hukum BLN, Mohammad Sofyan, bersama perwakilan pengurus BLN New menemui massa aksi secara langsung.

Ia menjelaskan bahwa proses pengembalian dana anggota mulai berjalan dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menyebut dalam kurun sekitar 20 hari, BLN telah mengembalikan dana kepada 321 nasabah.

Informasi ini mendapat sambutan positif dari peserta aksi sebagai tanda awal komitmen penyelesaian kewajiban.

Dorong Pendekatan Humanis

Peserta aksi dari berbagai daerah menegaskan perlunya langkah penyelesaian yang mengedepankan solusi, bukan tekanan.

Mereka mendorong aparat penegak hukum untuk mengutamakan pendekatan humanis dan keadilan restoratif, dengan fokus utama pada pengembalian dana anggota.

Massa juga menilai langkah represif seperti penangkapan atau penyitaan aset berpotensi menghambat proses pemulihan hak anggota.

Dialog dengan Polda Jateng

Perwakilan massa bertemu langsung dengan pihak Polda Jawa Tengah.

Pertemuan ini membuka ruang komunikasi antara anggota dan aparat penegak hukum guna mencari jalan keluar terbaik.

Mereka berharap komunikasi tersebut terus berlanjut dalam bentuk dialog konstruktif yang melibatkan semua pihak terkait.

Soroti Pembentukan Opini Publik

SAK BLN turut menyoroti hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI pada 9 Maret 2026.

Mereka menilai forum tersebut belum sepenuhnya mencerminkan suara mayoritas anggota.

Selain itu, mereka menilai opini publik selama ini lebih banyak dipengaruhi oleh sebagian pihak, sementara anggota yang masih mendukung BLN belum memperoleh ruang yang seimbang.

Tegaskan Aksi Damai

Heru Prasetya kembali menegaskan bahwa aksi tersebut berlangsung secara damai tanpa intervensi pihak luar.

Ia memastikan kehadiran massa semata-mata untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka.

“Aksi ini murni bentuk penyampaian aspirasi. Kami tidak bermaksud mengintervensi proses hukum, tetapi berharap ada solusi yang adil bagi seluruh anggota,” tegasnya. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pangdam IV/Diponegoro Resmi Pimpin Pergantian Komandan Yonif 400/Banteng Raiders

15 Juni 2026 - 17:04 WIB

Uji Kebugaran ARFF Digelar, Bandara Ahmad Yani Pastikan Personel Siap Hadapi Situasi Darurat

15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Ratusan Warga Pati Padati Pengadilan Tipikor Semarang, Kawal Sidang Perdana Sudewo

15 Juni 2026 - 16:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wagub Jateng Jadi Contoh Awal Pendataan Door to Door

15 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kedok Jualan Es Teh, Pria Asal Semarang Diduga Edarkan Sabu di Jalur Pantura Demak

15 Juni 2026 - 15:20 WIB

Ngadu ke DPRD, Warga Candirejo Desak Pemkab Semarang Tinjau Ulang Jabatan Lurah

15 Juni 2026 - 13:23 WIB

Trending di Headline