Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 9 Feb 2026 21:43 WIB

Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Digelar, Suguhkan Semangat Toleransi di Jantung Pecinan Semarang


					Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Digelar, Suguhkan Semangat Toleransi di Jantung Pecinan Semarang Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Suasana perayaan Tahun Baru Imlek kembali terasa dari kawasan Pecinan Kota Semarang melalui gelaran Pasar Imlek Semawis 2026.

Kegiatan dengan prosesi Tradisi Ketuk Pintu Klenteng Tay Kak Sie pada Sabtu (7/2), sebagai wujud doa bersama untuk keselamatan serta kelancaran seluruh rangkaian acara.

Tradisi ini menjadi simbol kuatnya nilai kebersamaan dan harmoni lintas budaya yang telah lama tumbuh.

Perayaan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga dari lintas latar belakang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai Pasar Imlek Semawis bukan sekadar agenda hiburan atau perayaan budaya.

Ia menyebut kegiatan ini ruang interaksi sosial yang mempertemukan lintas elemen masyarakat dalam suasana penuh toleransi.

Pemerintah Kota Semarang, lanjutnya, terus memberikan dukungan kegiatan budaya yang mampu menggerakkan sektor ekonomi sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Sinergi antara komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi fondasi penting menjaga suasana kota yang inklusif dan damai.

Pada tahun ini, Pasar Imlek Semawis mengusung tema “Kuda Datang, Sukses Menjelang”, seiring momentum pergantian shio menuju Kuda Api.

Untuk rencana perayaan utama pada 13-15 Februari 2026 dengan lokasi sepanjang Jalan Gang Pinggir hingga Wotgandul Timur, kawasan Pecinan Semarang.

Bagian Alami

Ketua Komunitas Pecinan Pariwisata (KOPI) Semawis, Harjanto Halim, menyampaikan bahwa Pasar Imlek Semawis sejak awal sebagai ruang bagi semua kalangan.

Menurutnya, keberagaman telah menjadi bagian alami dari kehidupan masyarakat Semarang melalui kegiatan budaya.

Sejumlah atraksi menarik siap memeriahkan acara yakni, pertunjukan Wayang Potehi, barongsai, opera Sun Go Kong, kaligrafi Mandarin, hingga kegiatan kreatif seperti Sketsa Postcard dan Tarot Reading.

Pengunjung juga ikut memeriahkan dengan cosplay budaya, mengenakan kebaya, busana adat Nusantara, maupun kostum lintas budaya.

Selain itu, tradisi makan bersama Tuk Panjang kembali sebagai simbol persatuan antara masyarakat, tokoh komunitas, dan unsur pemerintah.

Pasar Imlek Semawis 2026 diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang tidak hanya menghadirkan hiburan dan kuliner, tetapi juga memperkuat nilai toleransi serta mempererat harmoni sosial yang menjadi ciri khas Kota Semarang. (day)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kirab Budaya Haul KH Sholeh Darat 2026 Hidupkan Wisata Religi dan Sejarah di Semarang

18 April 2026 - 18:45 WIB

Polda Jateng Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Pekalongan, Satu Pelaku Ditangkap

18 April 2026 - 17:37 WIB

Gagal Salip dari Kiri, Pelajar 17 Tahun Asal Boyolali Meninggal dalam Kecelakaan di Tengaran

18 April 2026 - 17:25 WIB

JQHNU Jateng Tetap Bergerak Meski Kongres PBNU Batal

18 April 2026 - 17:03 WIB

Gus Labib Tekankan Peran JQHNU: Bangun Jejaring dan Perkuat Solidaritas Huffazh

18 April 2026 - 16:48 WIB

KPK Gandeng Pemkab Pati Perkuat Sistem, Tekan Celah Korupsi dari Hulu ke Hilir

18 April 2026 - 13:04 WIB

Trending di Daerah