SEMARANG, Kabarjateng.id — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Gebyar UMKM Food Festival yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pedurungan, Jumat (22/5/2026).
Pemerintah Kecamatan Pedurungan bersama SOIna (Special Olympics Indonesia) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penyandang disabilitas intelektual.
Camat Pedurungan Nurul Hidayati, Anggota DPRD Jawa Tengah Rr Maria Tri Mangesti, dan Ketua SOIna Jawa Tengah Khristijani Kirana turut hadir dan menyapa para peserta UMKM serta masyarakat.
Kegiatan itu menghadirkan berbagai penampilan seni musik dari kelompok difabel, kompetisi olahraga bagi anak tunagrahita, hingga bazar kuliner yang melibatkan pelaku UMKM lokal.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal acara hingga kegiatan berakhir.
Selain menjadi hiburan, festival tersebut juga memberi ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kemampuan dan meningkatkan rasa percaya diri di tengah masyarakat.
UMKM dan Masyarakat Ikut Meramaikan Festival
Puluhan pelaku UMKM memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mempromosikan aneka makanan dan produk unggulan mereka.
Pengunjung tampak memadati stan kuliner sambil menikmati berbagai pertunjukan yang berlangsung di area acara.
Nurul Hidayati menilai kegiatan inklusif seperti ini mampu membangun kepedulian sosial sekaligus mendorong anak-anak tunagrahita agar lebih aktif dan berani tampil.
“Kami ingin menciptakan ruang yang nyaman bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar mereka bisa berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Wujudkan Kesetaraan Melalui Aksi Nyata
Rr Maria Tri Mangesti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan yang memberi perhatian kepada kaum difabel.
Menurutnya, anak-anak tunagrahita memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih prestasi.
Ia berharap kegiatan serupa terus hadir di berbagai wilayah agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya kesetaraan dan kepedulian sosial.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat, SOIna Jawa Tengah optimistis mampu memperluas program pemberdayaan difabel serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan humanis bagi semua kalangan. (di)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.