Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Dukung Ruwatan Silayur, Sarif Abdillah Ajak Warga Lestarikan Tradisi dan Nilai Spiritual

badge-check


					Dukung Ruwatan Silayur, Sarif Abdillah Ajak Warga Lestarikan Tradisi dan Nilai Spiritual Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Jateng, Sarif Abdillah, menyatakan dukungan penuh rencana ruwatan di Tanjakan Silayur yang akan digelar warga RW 4 Lawas, Duwet, Ngaliyan, Kota Semarang.

Sarif Abdillah menilai kegiatan ruwat di Silayur itu sebagai tradisi positif yang perlu masyarakat jaga dan teruskan.

Tradisi Bukan Sekadar Seremonial

Sarif menegaskan, sedekah bumi dan pertunjukan wayang bukan hanya seremoni, tetapi juga mengandung nilai spiritual dan sosial yang penting bagi masyarakat.

Ia mendorong warga agar terus melaksanakan tradisi itu.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Semarang di Hotel Pandanaran, Rabu (15/4/2026) sore.

“Tradisi yang baik harus terus kita jaga. Ini bukan hanya soal ritual, tetapi juga bagaimana masyarakat menata hati dan memperkuat hubungan dengan Tuhan,” ujarnya.

Makna Mendalam di Balik Tradisi

Menurut Sarif, masyarakat perlu memahami tradisi secara menyeluruh, tidak hanya melihat bentuk kegiatannya, tetapi juga makna yang ada di dalamnya.

Ia mencontohkan kebiasaan di lingkungan pesantren, seperti menata sandal, yang mengajarkan kedisiplinan sekaligus pembentukan karakter.

“Esensi tradisi terletak pada upaya kita kembali ke nilai dasar kehidupan, seperti ketuhanan, kemanusiaan, kepedulian lingkungan, serta kebaikan dalam bertindak,” jelasnya.

Wayang Jadi Media Edukasi dan Pelestarian Budaya

Sarif juga menyoroti pentingnya pelestarian seni wayang.

Ia menilai generasi muda mulai kurang memahami filosofi pewayangan, padahal setiap lakon mengandung banyak pelajaran hidup dan nilai moral.

Menurutnya, dalang memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan kehidupan melalui cerita yang dibawakan, sehingga masyarakat bisa mengambil hikmah dari setiap pertunjukan.

Dorong Pertumbuhan UMKM Warga

Selain aspek budaya, Sarif menilai kegiatan ruwatan juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Kehadiran pertunjukan wayang dan kegiatan pendukung lainnya mampu menggerakkan pelaku usaha kecil, terutama di sektor kuliner.

“Tradisi ini tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian warga melalui UMKM,” pungkasnya. (arh)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Kendal Resmi Berganti, AKBP Ratna Quratul Ainy Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Pelayanan

4 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Empat Remaja Diduga Hendak Tawuran di Kudus Diamankan Polisi, Sebilah Pedang Disita

4 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Polres Kudus Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla Selama Musim Kemarau

4 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Penguatan Orientasi Pendidikan Masyarakat melalui Gerakan “1 KK 1 Sarjana” di Tunjungsari 

4 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Jelang HUT Ke-81 RI, Satgas TMMD dan Warga Cilik Watuduwur Pasang Umbul-umbul dan Bendera Merah Putih

4 Agustus 2026 - 09:04 WIB

73 Santri dan Pengasuh Pesantren Lolos Beasiswa “Pesantren Obah” Jawa Tengah 2026

4 Agustus 2026 - 08:29 WIB

Trending di KABAR JATENG