Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 16 Apr 2026 12:44 WIB

Dukung Ruwatan Silayur, Sarif Abdillah Ajak Warga Lestarikan Tradisi dan Nilai Spiritual


					Dukung Ruwatan Silayur, Sarif Abdillah Ajak Warga Lestarikan Tradisi dan Nilai Spiritual Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Jateng, Sarif Abdillah, menyatakan dukungan penuh rencana ruwatan di Tanjakan Silayur yang akan digelar warga RW 4 Lawas, Duwet, Ngaliyan, Kota Semarang.

Sarif Abdillah menilai kegiatan ruwat di Silayur itu sebagai tradisi positif yang perlu masyarakat jaga dan teruskan.

Tradisi Bukan Sekadar Seremonial

Sarif menegaskan, sedekah bumi dan pertunjukan wayang bukan hanya seremoni, tetapi juga mengandung nilai spiritual dan sosial yang penting bagi masyarakat.

Ia mendorong warga agar terus melaksanakan tradisi itu.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Semarang di Hotel Pandanaran, Rabu (15/4/2026) sore.

“Tradisi yang baik harus terus kita jaga. Ini bukan hanya soal ritual, tetapi juga bagaimana masyarakat menata hati dan memperkuat hubungan dengan Tuhan,” ujarnya.

Makna Mendalam di Balik Tradisi

Menurut Sarif, masyarakat perlu memahami tradisi secara menyeluruh, tidak hanya melihat bentuk kegiatannya, tetapi juga makna yang ada di dalamnya.

Ia mencontohkan kebiasaan di lingkungan pesantren, seperti menata sandal, yang mengajarkan kedisiplinan sekaligus pembentukan karakter.

“Esensi tradisi terletak pada upaya kita kembali ke nilai dasar kehidupan, seperti ketuhanan, kemanusiaan, kepedulian lingkungan, serta kebaikan dalam bertindak,” jelasnya.

Wayang Jadi Media Edukasi dan Pelestarian Budaya

Sarif juga menyoroti pentingnya pelestarian seni wayang.

Ia menilai generasi muda mulai kurang memahami filosofi pewayangan, padahal setiap lakon mengandung banyak pelajaran hidup dan nilai moral.

Menurutnya, dalang memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan kehidupan melalui cerita yang dibawakan, sehingga masyarakat bisa mengambil hikmah dari setiap pertunjukan.

Dorong Pertumbuhan UMKM Warga

Selain aspek budaya, Sarif menilai kegiatan ruwatan juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Kehadiran pertunjukan wayang dan kegiatan pendukung lainnya mampu menggerakkan pelaku usaha kecil, terutama di sektor kuliner.

“Tradisi ini tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian warga melalui UMKM,” pungkasnya. (arh)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kirab Budaya Haul KH Sholeh Darat 2026 Hidupkan Wisata Religi dan Sejarah di Semarang

18 April 2026 - 18:45 WIB

Polda Jateng Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Pekalongan, Satu Pelaku Ditangkap

18 April 2026 - 17:37 WIB

Gagal Salip dari Kiri, Pelajar 17 Tahun Asal Boyolali Meninggal dalam Kecelakaan di Tengaran

18 April 2026 - 17:25 WIB

JQHNU Jateng Tetap Bergerak Meski Kongres PBNU Batal

18 April 2026 - 17:03 WIB

Gus Labib Tekankan Peran JQHNU: Bangun Jejaring dan Perkuat Solidaritas Huffazh

18 April 2026 - 16:48 WIB

KPK Gandeng Pemkab Pati Perkuat Sistem, Tekan Celah Korupsi dari Hulu ke Hilir

18 April 2026 - 13:04 WIB

Trending di Daerah