Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

DPRD Desak Pemkot Semarang Bangun Ulang Jembatan Metro 2 yang Hanyut

badge-check


					DPRD Desak Pemkot Semarang Bangun Ulang Jembatan Metro 2 yang Hanyut Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS, Dini Inayati, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk segera mengambil langkah cepat dalam membangun kembali Jembatan Metro 2 yang rusak parah akibat derasnya arus Sungai Babon beberapa waktu lalu.

Jembatan yang menjadi penghubung antara Kelurahan Meteseh dan Rowosari, Kecamatan Tembalang, itu sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Struktur jembatan berbahan dasar bambu dan kayu tersebut memiliki peran penting sebagai jalur utama warga dalam beraktivitas, baik untuk keperluan sosial maupun ekonomi.

Selain itu, jembatan ini juga menjadi rute alternatif untuk mengurangi kepadatan di Jembatan Metro 1, terutama pada jam sibuk.

“Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi masyarakat. Selain untuk memperlancar mobilitas warga, juga membantu mengurai kemacetan di kawasan Metro. Kami berharap Pemkot dapat segera memfasilitasi pembangunan ulang dengan struktur yang lebih permanen dan aman,” ujar Dini usai meninjau lokasi, Senin (10/11).

Dalam kunjungan tersebut, Dini langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) serta Camat Tembalang.

Ia menyampaikan aspirasi warga agar Pemkot turut membantu pembangunan kembali jembatan tersebut, meskipun Sungai Babon merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Menurutnya, selama lahan yang digunakan merupakan fasilitas umum (fasum), pemerintah daerah tetap dapat berperan aktif.

Menanggapi hal itu, pihak DPU meminta Camat Tembalang untuk segera menyiapkan surat resmi permohonan pembangunan jembatan sebagai langkah awal koordinasi lintas instansi.

Sementara itu, tokoh masyarakat Meteseh, Son Haji, mantan Ketua RW 6 menyampaikan bahwa warga sangat membutuhkan akses penghubung tersebut.

Ia menegaskan kesiapan masyarakat untuk turut bergotong royong jika bantuan pemerintah masih terbatas.

“Bagi kami ini kebutuhan mendesak. Kalau memang anggaran pemerintah belum tersedia, warga siap membantu dengan tenaga, material, maupun peralatan agar akses bisa segera tersambung,” tegasnya.

Dini menambahkan, pihaknya akan terus mengawal proses ini hingga terealisasi.

Ia berharap pembangunan jembatan permanen segera dilakukan demi menjamin keselamatan serta kelancaran aktivitas warga di wilayah Tembalang. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Semarang Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Berkedok Pembinaan Spiritual, Delapan Santriwati Jadi Korban

11 Juni 2026 - 13:10 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bidpropam Polda Jateng Perkuat Disiplin Personel Melalui Gaktiplin di Polres Demak

11 Juni 2026 - 12:42 WIB

Distribusi Pangan Diperkuat, Pemprov Jateng Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

11 Juni 2026 - 12:30 WIB

DPRD Kota Semarang Pertanyakan Efektivitas Kinerja Tenaga Ahli OPD

11 Juni 2026 - 12:01 WIB

Mahasiswa UNDIP dan GoenaGoni Ajak Masyarakat Kenal Gaya Hidup Zero Waste melalui Program “Harum Berbagi Bersama Goena Goni”

11 Juni 2026 - 11:51 WIB

Mahasiswa Informasi dan Humas Undip Gelar Program CSR Lingkungan: Dukung MRA Eatery Wujudkan Operasional Berkelanjutan Melalui Pembuatan Eco-Enzyme

11 Juni 2026 - 10:03 WIB

Trending di KABAR JATENG