Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 12 Nov 2025 21:00 WIB

DPRD Desak Pemkot Semarang Bangun Ulang Jembatan Metro 2 yang Hanyut


					DPRD Desak Pemkot Semarang Bangun Ulang Jembatan Metro 2 yang Hanyut Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS, Dini Inayati, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk segera mengambil langkah cepat dalam membangun kembali Jembatan Metro 2 yang rusak parah akibat derasnya arus Sungai Babon beberapa waktu lalu.

Jembatan yang menjadi penghubung antara Kelurahan Meteseh dan Rowosari, Kecamatan Tembalang, itu sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Struktur jembatan berbahan dasar bambu dan kayu tersebut memiliki peran penting sebagai jalur utama warga dalam beraktivitas, baik untuk keperluan sosial maupun ekonomi.

Selain itu, jembatan ini juga menjadi rute alternatif untuk mengurangi kepadatan di Jembatan Metro 1, terutama pada jam sibuk.

“Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi masyarakat. Selain untuk memperlancar mobilitas warga, juga membantu mengurai kemacetan di kawasan Metro. Kami berharap Pemkot dapat segera memfasilitasi pembangunan ulang dengan struktur yang lebih permanen dan aman,” ujar Dini usai meninjau lokasi, Senin (10/11).

Dalam kunjungan tersebut, Dini langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) serta Camat Tembalang.

Ia menyampaikan aspirasi warga agar Pemkot turut membantu pembangunan kembali jembatan tersebut, meskipun Sungai Babon merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Menurutnya, selama lahan yang digunakan merupakan fasilitas umum (fasum), pemerintah daerah tetap dapat berperan aktif.

Menanggapi hal itu, pihak DPU meminta Camat Tembalang untuk segera menyiapkan surat resmi permohonan pembangunan jembatan sebagai langkah awal koordinasi lintas instansi.

Sementara itu, tokoh masyarakat Meteseh, Son Haji, mantan Ketua RW 6 menyampaikan bahwa warga sangat membutuhkan akses penghubung tersebut.

Ia menegaskan kesiapan masyarakat untuk turut bergotong royong jika bantuan pemerintah masih terbatas.

“Bagi kami ini kebutuhan mendesak. Kalau memang anggaran pemerintah belum tersedia, warga siap membantu dengan tenaga, material, maupun peralatan agar akses bisa segera tersambung,” tegasnya.

Dini menambahkan, pihaknya akan terus mengawal proses ini hingga terealisasi.

Ia berharap pembangunan jembatan permanen segera dilakukan demi menjamin keselamatan serta kelancaran aktivitas warga di wilayah Tembalang. (day)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

320 Peserta Ramaikan Turnamen E-Sport MLBB Polres Semarang di Benteng Willem II

26 April 2026 - 23:01 WIB

Putri Wagub Jateng Ukir Prestasi, Raih Juara Robotik Nasional 2026

26 April 2026 - 18:31 WIB

Wagub Jateng Dorong Kolaborasi dengan Rifa’iyah untuk Perkuat UMKM, Pendidikan, dan Dakwah

26 April 2026 - 17:26 WIB

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

26 April 2026 - 17:07 WIB

Stop Hoaks! Gubernur Luthfi Serukan Masyarakat Aktif Cek Fakta di Era Digital

26 April 2026 - 16:52 WIB

Humas PSHT Se-Soloraya Digembleng di Surakarta, Perkuat Literasi Media dan Citra Organisasi

26 April 2026 - 15:17 WIB

Trending di Daerah