KLATEN, Kabarjateng.id – Warga Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, digemparkan dengan temuan jasad seorang pria paruh baya yang mengapung di Umbul Wening pada Minggu (30/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa.
Korban bernama Baryadi (50), warga Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa oleh seorang warga bernama Wibowo (25), yang saat itu hendak mandi di lokasi. Wibowo terkejut saat melihat tubuh korban mengambang di tengah umbul.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan temannya untuk menghubungi keluarga korban. Ia juga langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kalikotes.
Mendapat laporan, petugas Polsek Kalikotes bersama tim Inafis Polres Klaten segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Baryadi.
“Dari hasil olah TKP serta keterangan pihak keluarga, tidak ada indikasi adanya tindak kekerasan. Korban ditemukan dalam posisi terlentang di tengah umbul,” ujar petugas kepolisian.
Pihak keluarga juga membenarkan bahwa korban selama ini mengidap gangguan jiwa.
Setelah mendapatkan penjelasan dari kepolisian, keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Keluarga menerima sepenuhnya sebagai musibah dan tidak akan menempuh langkah hukum,” jelas polisi.
Kejadian ini menambah daftar insiden tragis di tempat pemandian alami, sehingga warga diimbau tetap berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di area perairan. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.