Menu

Mode Gelap
 

Kabar Brebes

Jelang Pilkades 2027, Fatkhuroji Gaungkan Visi Perubahan untuk Kalinusu yang Lebih Maju dan Mandiri

badge-check


					Jelang Pilkades 2027, Fatkhuroji Gaungkan Visi Perubahan untuk Kalinusu yang Lebih Maju dan Mandiri Perbesar

BREBES | Kabarjateng.id – Menyongsong Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027, berbagai gagasan pembangunan mulai bermunculan dari sejumlah tokoh masyarakat.

Salah satu di antaranya datang dari M. Fatkhuroji yang menyoroti pentingnya hadirnya kepemimpinan desa yang progresif, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam keterangannya kepada media, Sabtu (30/5/2026), Fatkhuroji menilai bahwa tantangan pembangunan desa ke depan semakin beragam sehingga membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya mampu menjalankan pemerintahan, tetapi juga memiliki visi yang jelas dalam mendorong kemajuan desa.

Menurutnya, kepala desa harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan berbagai peluang pembangunan yang tersedia.

Kemampuan membangun komunikasi, menjalin kemitraan, serta menghadirkan inovasi dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup warga.

“Pemimpin desa harus mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat sekaligus membuka akses kerja sama dengan berbagai pihak. Kemajuan desa tidak hanya bergantung pada anggaran yang ada, tetapi juga pada kemampuan menciptakan terobosan dan membangun sinergi dengan pemerintah maupun stakeholder lainnya,” ujarnya.

Fatkhuroji menegaskan bahwa pembangunan desa yang berhasil lahir dari kepemimpinan yang mampu mengoptimalkan potensi lokal serta menghadirkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai bagian dari gagasannya, ia memperkenalkan visi pembangunan bertajuk “Kalinusu BERANI dan MAJU” yang diharapkan dapat menjadi arah pembangunan desa pada masa mendatang.

Visi tersebut menitikberatkan pada percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, infrastruktur, hingga pemberdayaan sosial masyarakat.

Di bidang sosial, ia menekankan pentingnya pemerataan akses bantuan pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan sosial lainnya, hingga program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, Fatkhuroji juga mendorong pembenahan tata kelola pemerintahan desa, mulai dari tingkat RT, RW hingga perangkat desa.

Menurutnya, birokrasi yang tertata dengan baik akan menghasilkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif.

Sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama dalam gagasannya.

Ia menilai peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan melalui penguatan produktivitas pertanian, perbaikan jaringan irigasi, serta pemberdayaan petani agar mampu meningkatkan hasil produksi dan pendapatan.

Tak kalah penting, aspek keamanan dan ketertiban lingkungan juga menjadi perhatian. Ia meyakini bahwa kondisi kamtibmas yang kondusif merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga, Fatkhuroji juga menempatkan pengentasan kemiskinan ekstrem sebagai salah satu prioritas.

Program pemberdayaan ekonomi masyarakat dinilai perlu diperkuat agar mampu menciptakan kemandirian dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.

Pada sektor pendidikan, ia berkomitmen mendorong agar seluruh anak di Desa Kalinusu memperoleh kesempatan belajar tanpa terkendala faktor ekonomi.

Sementara di bidang kesehatan, perhatian khusus akan diberikan pada upaya pencegahan dan penurunan angka stunting melalui peningkatan pemenuhan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan balita.

Sebagai bentuk dukungan terhadap tata kelola pemerintahan yang akuntabel, Fatkhuroji juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran desa.

Menurutnya, transparansi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.

“Pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap program yang dijalankan harus tepat sasaran, transparan, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga,” tegasnya.

Menjelang Pilkades 2027, berbagai ide dan gagasan pembangunan diperkirakan akan terus berkembang.

Dinamika tersebut menjadi bagian penting dalam proses demokrasi desa sekaligus upaya bersama untuk mewujudkan Kalinusu yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera di masa depan. (wb)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Warga Brambang Deklarasikan Penolakan Perjudian, Polres Demak Perkuat Pengawasan

31 Mei 2026 - 19:04 WIB

Bandara Ahmad Yani Salurkan 400 Paket Daging untuk Warga Melalui Program InJourney Airports Berbagi

31 Mei 2026 - 16:18 WIB

Wali Kota Semarang Ajak Puluhan Anak Yatim Menonton Film Inspiratif, Tanamkan Semangat dan Harapan

31 Mei 2026 - 15:40 WIB

Polres Demak Gencarkan Operasi Miras, 324 Botol Minuman Beralkohol Diamankan

31 Mei 2026 - 15:09 WIB

Debut Calung “Rajawali Paramesti” Semarakkan Purnawiyata SMP Negeri 1 Bumiayu

31 Mei 2026 - 08:14 WIB

Kasdam IV/Diponegoro Saksikan Pelepasan Alumni Angkatan XXXIV SMA Taruna Nusantara

31 Mei 2026 - 07:13 WIB

Trending di Berita TNI