JEPARA, Kabarjateng.id – Kepolisian mengingatkan masyarakat yang akan mengikuti tradisi lomban kupatan di Pantai Teluk Awur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, untuk mengutamakan keselamatan selama berada di laut.
Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, menegaskan pentingnya penggunaan jaket pelampung bagi setiap peserta yang naik perahu.
Ia menekankan bahwa keselamatan harus menjadi perhatian utama guna mencegah risiko kecelakaan di laut.
“Setiap penumpang perahu wajib mengenakan jaket pelampung sebagai langkah antisipasi agar tetap aman selama kegiatan,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Selain itu, pihak kepolisian juga meminta para pemilik perahu menyediakan perlengkapan keselamatan yang memadai, yakni jaket pelampung bagi seluruh penumpang.
Langkah ini sangat penting untuk meminimalkan dampak jika ada insiden seperti perahu balik atau tenggelam.
Menurutnya, penggunaan jaket pelampung jauh lebih efektif menjaga keselamatan bila dengan alat seadanya saat menghadapi kondisi darurat di laut.
Persiapan Pengamanan dan Rute Kegiatan
Untuk memastikan kelancaran acara, aparat kepolisian telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari rapat koordinasi hingga pengecekan jalur pelayaran yang akan dilalui peserta.
Upaya ini bertujuan menjaga seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan aman.
Tradisi lomban kupatan akan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, atau sekitar sepekan setelah Hari Raya Idulfitri.
Polisi juga akan menerjunkan personel untuk mengamankan jalannya kegiatan tahunan tersebut.
Tradisi Larung sebagai Wujud Syukur
Lomban kupatan merupakan tradisi khas masyarakat Jepara yang sarat makna budaya dan spiritual.
Prosesi ini diawali dengan pelarungan kepala kerbau ke laut, kemudian para nelayan berebut mengambilnya.
Mereka memanfaatkan air laut dari prosesi tersebut untuk membersihkan perahu.
Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat pesisir atas hasil tangkapan ikan selama setahun terakhir.
Selain itu, para nelayan juga memanjatkan harapan agar mereka selalu memperoleh keselamatan dan rezeki saat melaut di tahun berikutnya. (ks)






