BOYOLALI | Kabarjateng.id – Kepedulian terhadap kesehatan dan kemanusiaan ditunjukkan Satlantas Polres Boyolali melalui kegiatan donor darah serta pemeriksaan mata gratis.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Aula Bhara Merapi Polres Boyolali, Senin (7/9/2026), mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Sejumlah anggota Polres Boyolali, petugas PMI Kabupaten Boyolali, hingga komunitas Gojek turut terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.
Tercatat ada 60 orang yang mengikuti tahapan screening kesehatan sebelum donor darah.
Setelah menjalani pemeriksaan, sebanyak 44 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.
Dari proses tersebut, PMI berhasil mengumpulkan 44 kantong darah.
Rinciannya, 12 kantong berasal dari pendonor bergolongan darah A, 11 kantong golongan B, 17 kantong golongan O, dan empat kantong golongan AB.
Tak hanya donor darah, kegiatan juga diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara cuma-cuma.
Peserta, terutama para pengemudi ojek online yang hadir, juga mendapatkan layanan pengobatan gratis sesuai hasil pemeriksaan.
Kasatlantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat.
Menurutnya, peran Polantas tidak sebatas menjalankan tugas di bidang lalu lintas, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Polantas Karib, yakni membangun hubungan yang semakin dekat antara polisi lalu lintas dengan masyarakat melalui aksi yang memberikan manfaat secara langsung.
“Semangat Polantas Karib diwujudkan dengan hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan,” kata Tri Afandi.
Satlantas Polres Boyolali berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk peduli terhadap sesama.
Momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga diharapkan menjadi pengingat pentingnya membangun kepercayaan publik melalui pelayanan dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. (ar)






