JEPARA | kabarjateng.id – Kepolisian Resor (Polres) Jepara kembali meningkatkan pengawasan keamanan dengan menggelar patroli skala besar pada Minggu (12/7/2026) dini hari.
Kegiatan tersebut difokuskan untuk mencegah aksi balap liar sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Tim patroli menyisir sejumlah lokasi yang selama ini kerap dijadikan arena balap liar, mulai dari jalur protokol di pusat Kota Jepara, ruas Jalan Jepara–Kudus, hingga beberapa titik di wilayah Kecamatan Tahunan yang sering menjadi tempat berkumpulnya para remaja pada malam hingga dini hari.
Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, mengatakan patroli dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mengeluhkan aktivitas balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi yang mengganggu kenyamanan warga.
“Personel gabungan dari berbagai fungsi bersama jajaran Polsek diterjunkan untuk melakukan patroli di titik-titik yang dinilai rawan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas, terutama pada akhir pekan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya membubarkan kelompok yang berpotensi melakukan balap liar, tetapi juga memberikan pembinaan secara persuasif kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.
Mereka diminta segera pulang ke rumah guna menghindari terjadinya hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
AKP Dwi Prayitna juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat menggunakan kendaraan bermotor pada malam hari.
Menurutnya, keterlibatan keluarga memiliki peran penting dalam mencegah remaja terjerumus ke dalam aksi balap liar.
Ia menegaskan, balap liar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berisiko menimbulkan kecelakaan yang dapat merugikan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Polres Jepara memastikan patroli serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk menciptakan keamanan, ketertiban, serta budaya berlalu lintas yang lebih disiplin di wilayah Kabupaten Jepara. (ks)






