Menu

Mode Gelap
 

Kabar Demak

Empat Tangki Air Bersih Disalurkan ke Ponpes Giri Kesumo, Polres Demak Gandeng Wartawan

badge-check


					Empat Tangki Air Bersih Disalurkan ke Ponpes Giri Kesumo, Polres Demak Gandeng Wartawan Perbesar

DEMAK | Kabarjateng.id – Krisis air bersih yang melanda Pondok Pesantren Giri Kesumo, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, mendapat perhatian dari Polres Demak bersama insan pers.

Sebanyak empat tangki air bersih disalurkan ke lingkungan pesantren pada Jumat (11/9/2026).

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan harian para santri di tengah menurunnya debit sejumlah sumber air.

Penyaluran dilakukan Polres Demak bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Demak dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Muria Raya.

Kasat Reskrim Polres Demak AKP Arlan Budi Kusuma mengatakan, bantuan itu berawal dari informasi mengenai kondisi pesantren yang mengalami keterbatasan pasokan air.

Menurutnya, kerja sama antara kepolisian dan wartawan diharapkan tidak hanya terjalin dalam tugas jurnalistik, tetapi juga dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kolaborasi, kerja sama, dan komunikasi antara Polres Demak dengan insan pers ini semoga dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Arlan.

Ia menjelaskan, ketersediaan air sangat penting bagi aktivitas santri. Selain untuk mandi dan mencuci, air juga dibutuhkan untuk menunjang kegiatan ibadah.

Meski pasokan air terbatas, kondisi tersebut belum menghambat aktivitas ibadah di pesantren.

Kebutuhan air untuk berwudu masih dapat dipenuhi sehingga para santri belum perlu melakukan tayamum.

Arlan berharap bantuan tersebut dapat meringankan pengelola pesantren dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau.

Selain berpotensi menyebabkan kekurangan air, cuaca kering juga dapat meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kami akan berupaya melakukan kegiatan seperti ini secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat, khususnya ketika menghadapi kekurangan air bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Giri Kesumo, Gus Hanif Maimun, mengatakan debit sejumlah sumber air di lingkungan pesantren mengalami penurunan dalam tiga pekan hingga sekitar satu bulan terakhir.

Bahkan, terdapat sumber air yang sudah tidak mampu lagi dialirkan ke kawasan pondok. Kondisi tersebut membuat pihak pesantren terpaksa mendatangkan air menggunakan tangki.

Menurut Gus Hanif, dampak paling terasa terjadi pada kebutuhan sehari-hari para santri.

Pemakaian air untuk mandi harus dibatasi, sementara aktivitas mencuci dan pelayanan logistik pondok membutuhkan pasokan cukup besar.

“Kemarin yang agak terkendali itu kebutuhan mencuci dan pelayanan logistik pondok karena memang membutuhkan air cukup banyak. Kalau untuk ibadah, alhamdulillah masih bisa ter-cover dan belum sampai tayamum,” katanya.

Kondisi sejumlah sumber air kini mulai menunjukkan perbaikan.

Namun, pengelola pesantren masih harus mengatur distribusi air karena kebutuhan tidak hanya untuk pondok putra dan putri, tetapi juga sejumlah lembaga pendidikan di kawasan pesantren.

Gus Hanif berharap bantuan air bersih dapat membantu menjaga ketersediaan air hingga sumber-sumber yang ada kembali normal.

“Harapannya bantuan air seperti ini bisa semakin menjangkau dan menutup kebutuhan para santri serta kegiatan yang ada di pondok,” ujarnya. (lim)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tarik Tas Pengendara Motor hingga Tercebur Parit, Jambret di Suruh Ditangkap

11 September 2026 - 17:26 WIB

Lapas Purwodadi Libatkan Warga Binaan dalam Gerakan Tanam Padi Serentak

11 September 2026 - 17:08 WIB

GBF 2026 Bumiayu Hadirkan Sholawat dan Santunan untuk 458 Anak Yatim-Piatu

11 September 2026 - 15:59 WIB

DPD HAPI Jateng Gelar PKPA 2026, Calon Advokat Didorong Kuasai Etika dan Hukum Acara

11 September 2026 - 15:50 WIB

Bupati Kendal Ajak Warga Dawungsari Jaga Gotong Royong dan Kembangkan UMKM

11 September 2026 - 13:30 WIB

Dua Tersangka Bobol 12 Tower Telekomunikasi di Kabupaten Semarang, Satu Pegawai Perusahaan Diamankan

11 September 2026 - 10:22 WIB

Trending di Headline