BREBES | Kabarjateng.id – Panitia Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 menggelar doa bersama untuk tiga korban meninggal dunia akibat runtuhnya bagian depan gedung Hogwan di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Doa bersama digelar di panggung utama GBF pada malam ketiga pelaksanaan kegiatan, Minggu (30/8/2026).
Suasana khidmat terasa ketika panitia dan pengunjung bersama-sama mengikuti tahlilan serta memanjatkan doa untuk para korban.
Doa dipimpin Gus Nahib dari Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Benda, Kecamatan Sirampog.
Sebelum doa bersama digelar, sekitar pukul 17.00 WIB sore hari, Ketua Panitia GBF 2026 Edi Riyanto, SH., MH., didampingi penasihat dan jajaran pengurus GBF, mendatangi rumah duka untuk bertakziah sekaligus menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.
Runtuhnya bagian depan gedung Hogwan di Desa Dukuhturi terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, pagi hari dan sebagian matrial bangunan menimpa tiga rumah warga yang ada disekitar lokasi.
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
Ketiga korban meninggal dunia yakni Kinarian Yusfina Arfadhia (7), Kinara Nafasya Jeslyn (4), dan Kamjat (80).
Ketiganya merupakan warga Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada para korban, seluruh agenda panggung utama GBF pada Minggu malam ditiadakan.
Keputusan tersebut disampaikan Ketua Panitia GBF 2026 Edi Riyanto dalam sambutannya di hadapan panitia dan pengunjung.
Edi mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya berkonsultasi dengan para penasihat dan jajaran panitia GBF.
“Atas nama seluruh panitia GBF 2026, kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapatkan yang terbaik di sisi Allah SWT, dan seluruh keluarga korban diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” kata Edi.
Penghentian agenda hiburan dan digelarnya doa bersama menjadi bentuk penghormatan panitia GBF kepada para korban sekaligus ungkapan solidaritas kepada keluarga yang tengah berduka. (wb)






