Menu

Mode Gelap
 

Kabar Boyolali

Polisi Edukasi 299 Siswa MI Miftahul Ulum Boyolali, Tekankan Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

badge-check


					Polisi Edukasi 299 Siswa MI Miftahul Ulum Boyolali, Tekankan Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial Perbesar

BOYOLALI | Kabarjateng.id – Ratusan siswa MI Miftahul Ulum, Dukuh Kirinan, Desa Canden, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, mendapat pembekalan tentang bahaya bullying, penggunaan media sosial, disiplin, hingga keselamatan berlalu lintas.

Edukasi tersebut disampaikan Polsek Sambi Polres Boyolali melalui Kanit Binmas Aiptu Listyo Wardoyo, S.Sos., bersama Bhabinkamtibmas Bripka Tri Suratno, Selasa (22/9/2026).

Sebanyak 299 siswa mengikuti kegiatan yang digelar sebagai bagian dari upaya kepolisian menanamkan perilaku positif kepada pelajar sejak usia dini.

Dalam penyampaian materi, petugas mengingatkan siswa agar tidak melakukan perundungan maupun kekerasan terhadap teman.

Para pelajar juga diajak membangun pertemanan yang sehat dengan mengedepankan sikap saling menghargai dan menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan.

Polisi turut memberikan perhatian terhadap aktivitas anak-anak di dunia digital.

Para siswa diminta lebih berhati-hati saat menggunakan media sosial, terutama ketika menerima maupun membagikan informasi.

Mereka diingatkan untuk tidak menyebarkan kabar yang belum diketahui kebenarannya, menghindari perundungan melalui media sosial, serta menjaga sopan santun dalam berkomunikasi di ruang digital.

Tidak hanya persoalan bullying dan media sosial, materi keselamatan berlalu lintas juga menjadi bagian dari sosialisasi.

Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin dan membiasakan perilaku tertib ketika berada di jalan.

Kepala MI Miftahul Ulum Muhammad Zumroni, S.Ag., bersama jajaran guru turut mengikuti kegiatan tersebut.

Ratusan siswa tampak antusias menyimak materi yang diberikan oleh personel kepolisian.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H., mengatakan pembentukan karakter anak perlu dilakukan secara konsisten sejak usia sekolah.

“Anak-anak perlu dibekali pemahaman bahwa saling menghormati, tidak melakukan bullying, bijak bermedia sosial, dan tertib berlalu lintas merupakan bagian dari perilaku positif yang harus dibiasakan sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan kepolisian di lingkungan sekolah bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan kedekatan antara polisi dengan para pelajar.

Kehadiran personel kepolisian di sekolah diharapkan turut mendukung terciptanya suasana pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Seluruh rangkaian sosialisasi berlangsung aman dan lancar.

Polsek Sambi memastikan edukasi kepada generasi muda akan terus dilakukan sebagai bagian dari pembinaan agar pelajar memiliki karakter disiplin, mampu menjaga diri, serta peduli terhadap keselamatan dan lingkungan sekitar. (ar)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Api Berkobar di Tebing Si Gandul Bumijawa, Polisi Cegah Kebakaran Masuk Hutan Pinus

23 September 2026 - 08:55 WIB

Bau Tak Sedap dari Rumah Bikin Warga Griya Dukuh Asri Curiga, Lansia Ditemukan Meninggal

23 September 2026 - 08:37 WIB

Razia Blok Hunian Digencarkan, Kanwil Ditjenpas Jateng Pastikan Lapas dan Rutan Aman

23 September 2026 - 08:12 WIB

Lupa Padamkan Api Pembakaran Sampah, Lahan dan Tanaman Bambu Warga Tingkir Lor Terbakar

23 September 2026 - 07:46 WIB

Stunting Jateng 9,77 Persen, Demak dan Kabupaten Semarang Jadi Rujukan Percepatan

23 September 2026 - 07:24 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Panglima TNI Ziarah ke Makam Jenderal Besar Soeharto

23 September 2026 - 07:09 WIB

Trending di Daerah