Menu

Mode Gelap
 

Headline

Sinergi TNI, Polri dan Pemerintah Daerah serta Masyarakat Wujudkan Tegal yang Aman dan Kondusif

badge-check


					Sinergi TNI, Polri dan Pemerintah Daerah serta Masyarakat Wujudkan Tegal yang Aman dan Kondusif Perbesar

SLAWI, Kabarjateng.id – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kepolisian Resor Tegal (Polres Tegal).

Sebanyak 55 orang yang diduga hendak melakukan aksi unjuk rasa secara anarkis berhasil diamankan pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 31 Agustus 2025.

Menariknya, sebagian besar dari mereka ternyata masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pengamanan dilakukan setelah jajarannya melaksanakan patroli dengan sistem hunting. Saat mendekati kerumunan, petugas menemukan indikasi adanya rencana tindakan kerusuhan.

Demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, para remaja tersebut akhirnya dibawa ke Polres Tegal untuk diamankan.

“Dari hasil pendataan, mereka bukan hanya berasal dari Kabupaten Tegal, tetapi juga ada yang dari Brebes dan Kota Tegal. Kami mengamankan mereka karena kegiatan ini tidak lagi masuk dalam kategori penyampaian aspirasi, sebab tidak ada pemberitahuan resmi kepada pihak kepolisian,” ujar Kapolres.

Fakta bahwa sebagian besar dari mereka masih berstatus pelajar menjadi catatan penting.

Alih-alih menyuarakan pendapat dengan cara yang benar, mereka justru hampir terseret dalam aksi yang berpotensi anarkis.

Hal ini bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga masa depan mereka sendiri.

Kapolres menekankan bahwa upaya ini tidak semata-mata tindakan penegakan hukum, melainkan juga langkah preventif untuk menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.

“Mereka adalah anak-anak kita. Kita harus bersama-sama memberikan bimbingan agar tidak mudah terprovokasi dan melakukan tindakan yang justru bisa merugikan diri mereka sendiri,” tegasnya. Senin, 1 September 2025.

Sebagai langkah lanjutan, Polres Tegal akhirnya memulangkan 55 orang remaja kepada orang tua masing-masing setelah dilakukan pembinaan dan pendataan.

Situasi kondusif di Kabupaten Tegal bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga menjadi wujud kerja sama seluruh elemen, baik TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

Kolaborasi inilah yang terus dijaga agar Tegal tetap menjadi daerah yang aman, nyaman.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa remaja membutuhkan perhatian lebih, baik dari keluarga, sekolah, maupun lingkungan sosial.

Mereka perlu diarahkan pada kegiatan yang positif agar energi muda mereka tidak tersalurkan dalam bentuk yang salah.

Dengan kepedulian bersama, generasi muda Tegal diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan mampu berkontribusi positif bagi daerahnya. (Pry)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Lapas Purwodadi Ambil Peran dalam Posyandu, Perkuat Sinergi untuk Kesehatan Masyarakat

23 Juni 2026 - 21:35 WIB

Tanggul Jebol di Tayu Jadi Fokus Utama, Pemprov Jateng Siapkan Penanganan Cepat Rob

23 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ziarah TMP Ratna Negara, Polres Boyolali Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80

23 Juni 2026 - 21:14 WIB

Polres Semarang Distribusikan 15.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Kecamatan Bancak

23 Juni 2026 - 20:02 WIB

Inpres Jalan Daerah Perkuat Konektivitas, Jateng Fokuskan Usulan untuk Wisata dan Pusat Ekonomi Baru

23 Juni 2026 - 17:40 WIB

TNI-Polri dan Forkopimcam Pracimantoro Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Gunung Penges

23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Trending di KABAR JATENG