DEMAK, Kabarjateng.id – Sebanyak 108 Bintara Remaja dari Angkatan 44 hingga 52 yang saat ini bertugas di jajaran Polres Demak mengikuti kegiatan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan yang digelar pada Rabu (30/7/2025).
Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Wicaksana Laghawa, dipimpin langsung oleh Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha.
Rangkaian kegiatan tradisi ini diawali dengan pembinaan fisik dan mental, yang kemudian dilanjutkan dengan long march sejauh 31 kilometer.
Perjalanan dimulai dari Mapolres Demak dan berakhir di lapangan tembak Kodim 0716/Demak di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen.
Kapolres Demak menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembentukan karakter dan semangat juang para Bintara muda, sekaligus melatih kesiapsiagaan fisik serta mental mereka dalam menghadapi tugas di lapangan.
“Kegiatan ini bukan hanya soal fisik. Ini tentang membentuk pribadi yang tangguh, siap menjalankan amanah sebagai anggota Polri yang profesional dan Presisi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa makna pembaretan bukan sekadar penggunaan atribut seragam, melainkan simbol tanggung jawab yang melekat pada setiap anggota Polri.
“Baret adalah simbol integritas, bukti telah melalui proses pembentukan karakter, serta lambang kedisiplinan sebagai Bhayangkara sejati,” lanjutnya.
AKBP Ari Cahya juga berpesan kepada para Bintara agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan keikhlasan.
Ia berharap, setelah melalui proses ini, para personel muda mampu menjalankan peran mereka sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara maksimal.
“Tradisi pembaretan ini merupakan sarana untuk memperkuat jiwa korsa, menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi, serta meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Dengan adanya pembaretan ini, Kapolres berharap para Bintara Remaja akan semakin tangguh dalam menghadapi tantangan ke depan dan siap menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Demak. (lim)






