Menu

Mode Gelap
 

Headline

Patroli Skala Besar di Semarang, 95 Orang Diamankan, Mayoritas Anak-Anak

badge-check


					Patroli Skala Besar di Semarang, 95 Orang Diamankan, Mayoritas Anak-Anak Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Polrestabes Semarang bersama jajaran TNI melaksanakan patroli skala besar pada Sabtu malam (30/8/2025). Apel persiapan dipimpin langsung Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, di lapangan Mapolrestabes Semarang sebelum pasukan diberangkatkan.

Kegiatan serupa juga digelar serentak oleh seluruh Polsek di wilayah hukum Polrestabes Semarang.

Tujuannya adalah memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas di berbagai titik rawan.

Hasil operasi tersebut, aparat gabungan berhasil mengamankan 95 orang yang diduga berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Dari jumlah itu, 63 orang masih berstatus anak di bawah umur, sementara 32 lainnya merupakan orang dewasa.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung, menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah cipta kondisi sekaligus pencegahan terhadap aksi anarkis yang sempat terjadi di beberapa titik sebelumnya.

“Patroli skala besar ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama TNI untuk menjaga situasi tetap kondusif di Kota Semarang,” jelasnya.

Fokus Pembinaan untuk Anak-Anak

Bagi anak-anak yang diamankan, Polrestabes Semarang memilih jalur pembinaan, bukan penindakan.

Mereka dikembalikan kepada orang tua dan pihak sekolah masing-masing dalam sebuah prosesi penyerahan yang berlangsung di Aula Polrestabes Semarang, Minggu sore (31/8/2025).

Acara penyerahan dipimpin Kasatbinmas Polrestabes Semarang, AKBP Hery Tristiyono, dan disaksikan perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Kustrisaptono, S.Si., M.Pd., serta Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Drs. Ali Sofyan.

Dalam arahannya, AKBP Hery menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak-anak agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif.

“Anak-anak adalah amanah dari Tuhan. Tugas kita adalah menjaga, mendidik, dan membimbing mereka agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan,” pesannya.

Sebelum dipulangkan, para anak diminta menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua mereka.

Sebagai langkah pengawasan, Polrestabes juga mewajibkan mereka melapor dua kali dalam sepekan untuk memastikan pembinaan berjalan konsisten.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, orang tua, sekolah, dan masyarakat luas dalam membina generasi muda.

Dengan demikian, mereka dapat terhindar dari pergaulan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jalan Arah PTP Ngobo Rusak Bertahun-tahun, Warga Bergas Tuntut Perbaikan Menyeluruh

13 Juni 2026 - 17:49 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Satukan Komunitas Gaming Lewat Turnamen E-Sport Bergengsi

13 Juni 2026 - 15:18 WIB

PGI Kota Semarang Bangun Sinergi dengan Pemkot Jelang Turnamen dan Pelantikan Kepengurusan Baru

13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Delapan Pasar Tradisional di Semarang Masuk Evaluasi Revitalisasi 2027

13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026 Jadi Wadah Generasi Muda Kembangkan Prestasi di Era Digital

13 Juni 2026 - 11:29 WIB

Polres Kudus Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026, Warga Nikmati Pertandingan Gratis Bersama Polisi

13 Juni 2026 - 11:21 WIB

Trending di KABAR JATENG