Menu

Mode Gelap
 

KABAR JATENG · 19 Apr 2026 17:58 WIB

Mitos Bulan Apit Ditepis, Warga Margadana Gelar Walimatul Khitan


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

 

KOTA TEGAL, Kabarjateng.id – Bulan Apit atau Hapit adalah sebutan masyarakat Jawa untuk bulan Dzulqa’dah (bulan ke-11 Hijriyah) karena diapit oleh dua bulan mulia, Syawal dan Dzulhijjah, serta diapit dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha).

Pada tahun 2026, bulan Apit jatuh sekitar April hingga pertengahan Mei. Bulan ini sering dikaitkan dengan tradisi sedekah bumi, namun sebagian masyarakat memiliki tradisi atau mitos larangan untuk melaksanakan pernikahan.

Meskipun terdapat larangan untuk melaksanakan pernikahan, pada bulan Apit ini namun banyak digunakan masyarakat Jawa untuk melaksanakan khitanan. Seperti halnya yang akan dilaksanakan keluarga Sahroni putra pertama dari Haji Kasnan dari Kelurahan Margadana, Kota Tegal.

Keluarga besar Sahroni dan Dewi Murniati berencana akan menggelar syukur walimatul khitan untuk putra kedua, Khairil Nailun Nabhan pada Hari Kamis, 30 April 2026, di rumah pribadinya, Jalan Prof. Dr. Buya Hamka, Kelurahan Margadana, Kota Tegal.

Sahroni, saat ditemui Kabarjateng.id mengatakan bahwa dirinya menggelar syukur walimathul khitan bukan karena bulan Apit, akan tetapi mengkhitan anak lelaki adalah suatu kewajiban.

“Semua bulan baik, hanya kebetulan saja saya menggelar khitan anak saya pas di bulan Apit,” ungkap Sahroni.

Lebih lanjut, Sahroni mengatakan, Dalam syariat Islam, khitan bagi laki-laki bukan sekadar tradisi turun-temurun, melainkan sebuah kewajiban yang menjadi penanda kesucian diri.

Secara esensial, khitan adalah gerbang pertama seorang anak laki-laki menuju kedewasaan jasmani dan rohani, memisahkan antara yang bersih dan yang kotor demi sahnya ibadah, sekaligus menjalankan misi kesehatan yang telah diakui dunia medis modern.

“Mudah-mudahan kelak buah hati saya, Khairil Nailun Nabhan, menjadi anak yang sholeh, berbakti pada orang tua dan guru, serta berguna bagi bangsa dan agama, Amiin,” pungkasnya. (Pry)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Lapas Purwodadi Ikuti Tasyakuran HBP ke-62 Secara Virtual, Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 16:00 WIB

Peringati HBP ke-62, Rutan Salatiga Perkuat Pelayanan dan Aksi Sosial

27 April 2026 - 15:44 WIB

Hari Otda ke-30, Ahmad Luthfi Tekankan Pelayanan Publik Harus Berdampak Nyata

27 April 2026 - 15:22 WIB

Sirnas Padel 2026 Pecahkan Rekor, Ratusan Atlet Dorong Sport Tourism Jateng

27 April 2026 - 12:31 WIB

Kebakaran Gudang Produksi di Kramat Tegal, Polisi Gerak Cepat Amankan Lokasi

27 April 2026 - 10:16 WIB

Wagub Jateng Dorong Alumni Pesantren Rawat Sanad Ilmu dan Perkuat Persatuan

27 April 2026 - 10:05 WIB

Trending di Daerah