Menu

Mode Gelap
 

Headline · 3 Jul 2025 20:42 WIB

Kandang di Sumowono Terbakar, 55 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang 


					Kandang di Sumowono Terbakar, 55 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang  Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Sebuah kebakaran hebat melanda kandang ayam di Dusun Jlegong, Desa Ngadikerso, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, pada Kamis (3/7/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 55 ribu ekor anak ayam berusia tiga hari.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Kebakaran terjadi pada dini hari, dan dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun kerugian cukup besar karena seluruh ayam yang masih berumur tiga hari turut terbakar,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sumowono, AKP Fatchurrohman, S.H., yang berada di lokasi menambahkan bahwa kandang tersebut milik seorang warga bernama Catur (56), yang tinggal di Dusun Sawahgondang, Desa Sumowono.

“Bangunan kandang memiliki ukuran 12 x 90 meter, dibangun menggunakan struktur besi kanal C dan atap galvalum. Sayangnya, seluruh bangunan ludes terbakar bersama puluhan ribu ayam di dalamnya. Alas kandang yang menggunakan kertas dan plastik mempercepat penyebaran api,” terang AKP Fatchurrohman.

Peristiwa bermula ketika salah satu penjaga kandang, Arvan (22), menyadari listrik padam sekitar pukul 01.15 WIB. Saat memeriksa ke dalam kandang, ia melihat kobaran api sudah menyala di bagian lantai dasar.

Arvan segera meminta bantuan dua rekannya untuk berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam ringan (APAR).

Namun karena kobaran api dengan cepat membesar, mereka kewalahan dan akhirnya menghubungi Kepala Desa serta petugas pemadam kebakaran melalui Bhabinkamtibmas.

Tak lama kemudian, Arvan juga melaporkan kejadian itu kepada pemilik kandang. Saat pemilik datang, seluruh bangunan kandang sudah dilalap api.

Sekitar pukul 02.00 WIB, empat unit mobil pemadam kebakaran dan dua tangki air dari Damkar Ambarawa tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api satu jam kemudian, tepat pukul 03.00 WIB.

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, pihak kepolisian menduga bahwa sumber api berasal dari korsleting pada mesin blower yang berada di lantai dasar kandang.

“Penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting mesin blower sebagai penyebab awal kebakaran. Kondisi di sekitar kandang yang penuh material mudah terbakar, seperti kertas alas kandang dan keberadaan tabung gas, membuat api cepat menjalar hingga melalap bangunan tiga lantai tersebut,” pungkas Kapolsek. (ar)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kirab Budaya Haul KH Sholeh Darat 2026 Hidupkan Wisata Religi dan Sejarah di Semarang

18 April 2026 - 18:45 WIB

Polda Jateng Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Pekalongan, Satu Pelaku Ditangkap

18 April 2026 - 17:37 WIB

Gagal Salip dari Kiri, Pelajar 17 Tahun Asal Boyolali Meninggal dalam Kecelakaan di Tengaran

18 April 2026 - 17:25 WIB

JQHNU Jateng Tetap Bergerak Meski Kongres PBNU Batal

18 April 2026 - 17:03 WIB

Gus Labib Tekankan Peran JQHNU: Bangun Jejaring dan Perkuat Solidaritas Huffazh

18 April 2026 - 16:48 WIB

KPK Gandeng Pemkab Pati Perkuat Sistem, Tekan Celah Korupsi dari Hulu ke Hilir

18 April 2026 - 13:04 WIB

Trending di Daerah