Menu

Mode Gelap
 

Headline · 27 Agu 2024 08:07 WIB

Apel Siaga Bawaslu Kota Semarang Tertunda karena Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa


					Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman saat memberikan keterangan kepada wartawan di halaman Balaikota Semarang. (Foto: Kabarjateng.id) Perbesar

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman saat memberikan keterangan kepada wartawan di halaman Balaikota Semarang. (Foto: Kabarjateng.id)

KSEMARANG, Kabarjateng.id – Rencana apel siaga pengawasan tahapan Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Semarang di halaman Balai Kota pada pukul 15.00 WIB mengalami penundaan.

Penundaan ini terjadi karena adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa di depan Balai Kota Semarang pada Senin (26/8/2024) sore.

Situasi ini menyebabkan perubahan agenda kegiatan yang telah dipersiapkan jauh sebelumnya. Beberapa tamu undangan yang sudah hadir pun terpaksa meninggalkan lokasi apel satu per satu.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman, menyatakan bahwa apel siaga yang bertujuan untuk mempersiapkan pengawasan menjelang pendaftaran pasangan calon tersebut harus ditunda akibat adanya demonstrasi yang tidak terduga.

“Kami sudah merencanakan apel siaga ini untuk memastikan kesiapan pengawasan menjelang pendaftaran pasangan calon pada 27 hingga 29 Agustus. Namun, karena kondisi yang tidak dapat diprediksi, apel ini terpaksa ditunda,” jelas Arief.

Arief menambahkan bahwa penundaan apel terjadi karena adanya kendala teknis yang timbul sejak awal akibat demonstrasi.

“Situasi hari ini benar-benar di luar perkiraan. Meskipun koordinasi dengan berbagai pihak sudah dilakukan, aksi mahasiswa di depan Balai Kota tetap membuat kami harus menunda apel hingga ada keputusan lebih lanjut,” jelasnya.

Arief mengungkapkan bahwa sejak pukul 13.30 WIB, pihaknya sudah menerima informasi mengenai pergerakan massa yang awalnya berada di kawasan provinsi lalu bergerak menuju Balai Kota.

“Ketika kami bersiap memulai apel, rombongan mahasiswa tiba dan langsung menggelar demonstrasi. Bahkan, kami juga mendapat pemberitahuan dari pihak kepolisian bahwa aksi akan berlangsung hingga di sekitar Balai Kota,” paparnya.

Apel siaga ini merupakan salah satu dari dua apel yang telah dijadwalkan oleh Bawaslu Kota Semarang.

Apel pertama ini rencananya digelar sebelum tahap pendaftaran pasangan calon, sementara apel kedua direncanakan sebelum tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

“Jika apel hari ini tidak jadi dilaksanakan, maka kami akan memaksimalkan apel kedua menjelang tahapan pemungutan dan penghitungan suara,” tambahnya.

Dalam apel siaga ini, Bawaslu Kota Semarang telah menyiapkan sekitar 225 personel dari Panwaslu Kecamatan dan Kelurahan.

Fokus pengawasan mencakup netralitas ASN dan TNI-Polri serta pencegahan politik uang, yang diperkirakan menjadi tantangan utama pada Pilkada 2024.

“Kami juga sudah membentuk 72 Kelurahan Anti-Politik Uang untuk mengurangi praktik tersebut. Selain itu, untuk memastikan netralitas ASN dan TNI-Polri, kami berencana membentuk kelompok kerja yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Polri dan TNI,” tutup Arief.

Akhirnya, pada pukul 17.20 WIB, apel siaga digelar secara sederhana di Taman Balai Kota dengan konsep yang berbeda dari rencana semula. (di)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Putri Wagub Jateng Ukir Prestasi, Raih Juara Robotik Nasional 2026

26 April 2026 - 18:31 WIB

Wagub Jateng Dorong Kolaborasi dengan Rifa’iyah untuk Perkuat UMKM, Pendidikan, dan Dakwah

26 April 2026 - 17:26 WIB

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

26 April 2026 - 17:07 WIB

Stop Hoaks! Gubernur Luthfi Serukan Masyarakat Aktif Cek Fakta di Era Digital

26 April 2026 - 16:52 WIB

Humas PSHT Se-Soloraya Digembleng di Surakarta, Perkuat Literasi Media dan Citra Organisasi

26 April 2026 - 15:17 WIB

Gubernur Luthfi Gagas Kontes Sapi Perah untuk Genjot Produksi Susu Jateng

26 April 2026 - 14:40 WIB

Trending di Daerah