SEMARANG, Kabarjateng – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menerima kunjungan silaturahmi anggota DPR RI, Drs Fadholi, menyerahkan simbolis bantuan satu unit bus sekolah.
Acara khidmat ini berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran, Kampus II Unwahas pada Jumat (17/04) siang.
Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang (YWHS), Prof Dr KH Noor Achmad, MA, dan Rektor Unwahas Prof Dr Ir H Helmy Purwanto, ST, MT, IPM menyambut kunjungan tersebut.
Dalam sambutannya, Drs Fadholi menyampaikan bantuan bus ini menjadi komitmen pemerintah melalui jalur aspirasi untuk mendukung operasional pendidikan.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Kami berharap bantuan armada bus ini menunjang mobilitas mahasiswa dan civitas akademika Unwahas,” ujar Fadholi.
Ia menambahkan, fasilitas ini membantu proses belajar mengajar serta kegiatan luar kampus agar lebih efektif.
Rektor Unwahas, Prof Helmy Purwanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Drs Fadholi kepada Unwahas.
Ia menilai bantuan ini sangat relevan dengan kebutuhan universitas yang terus berkembang pesat.
“Alhamdulillah, bantuan bus ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam mendukung praktikum, pengabdian masyarakat, dan transportasi antar-kampus,” ungkap Rektor.
Ia menegaskan komitmen kampus untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim, Prof Noor Achmad, menambahkan sinergi antara akademisi dan pembuat kebijakan sangat diperlukan.
Menurutnya, kolaborasi bantuan bus Unwahas ini mempercepat peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan Islam di Indonesia.
“Silaturahmi ini bukan sekadar penyerahan bantuan fisik, tetapi bukti kepedulian tokoh bangsa terhadap perkembangan Unwahas,” tutur Prof Noor Achmad.
Ia menyebut Unwahas sebagai kampus berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah yang terus berkembang.
Pimpinan kampus dan tamu juga melakukan penyerahan kunci bus secara simbolis, lalu meninjau langsung kondisi fisik bus.
Panitia menutup acara dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kolaborasi antara pihak universitas dan perwakilan rakyat.
Editor: Wahyu Hamijaya







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.