Menu

Mode Gelap
 

Ekonomi & Bisnis · 26 Apr 2026 07:16 WIB

LPPM Unwahas Kembali Kolaborasi, PNM Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan


					LPPM Unwahas PNM Perbesar

LPPM Unwahas PNM

SEMARANG, Kabarjateng.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) kembali menunjukkan komitmen penguatan ekonomi kerakyatan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Dengan sistem kolaboratif bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Semarang.

Program bertajuk MBA MAYA (Membina dan Memberdayakan) menjadi harapan nasabah binaan UMKM sebagai upaya peningkatan kapasitas usaha, literasi keuangan, serta penguatan kemandirian ekonomi berbasis masyarakat.

Kegiatan berlangsung serentak pada Jumat, 17 April 2026, dari tiga lokasi berbeda, yaitu Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, dan Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal.

Pelaksanaan kegiatan LPPM Unwahas dari Kecamatan Banyumanik Kota Semarang juga mendapat antusiasme tinggi dari para pelaku UMKM binaan PT PNM.

Narasumber Utama

Dalam kegiatan itu, hadir sebagai narasumber utama Dr Hasan, SE, SH, MSc, selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwahas.

Dr Hasan menyampaikan materi strategis terkait penguatan manajemen usaha, literasi keuangan syariah, serta pentingnya inovasi dalam menghadapi dinamika pasar.

Dalam paparannya menekankan bahwa pelaku UMKM perlu memiliki daya adaptasi tinggi dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan efisiensi operasional.

Sementara itu, sambutan juga datang dari Dr Agus Riyanto, SIP, MSi, selaku Ketua LPPM Unwahas.

Ia menegaskan bahwa program MBA MAYA merupakan bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Selanjutnya dari Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga menghadirkan M. Fatchurrohman, SHI, ME sebagai narasumber.

Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam pengelolaan keuangan usaha, strategi pengembangan usaha mikro, serta membangun kepercayaan dalam ekosistem bisnis.

Materi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan kontekstual sesuai dengan kondisi riil para pelaku UMKM.

Dr Indah Hartati, ST, MT, pada lokasi yang sama menyoroti pentingnya keberlanjutan program pemberdayaan.

Dirinya menekankan peran edukasi dalam meningkatkan kualitas SDM pelaku usaha mikro agar mampu bersaing ke tingkat lokal maupun nasional.

Kemudian dari Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, kegiatan menghadirkan Mochamad Purnomo, SE, MM, selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwahas sebagai narasumber.

Dalam paparannya, dia menekankan pentingnya strategi pemasaran yang efektif, penguatan branding produk, serta optimalisasi jejaring usaha sebagai kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM.

Selain itu, peserta juga mendapat wawasan mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang akuntabel sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.

Sambutan pada kegiatan ini juga datang dari Linda Indiyarti Putri, SPdI, MPd, selaku Kepala Bidang Publikasi Jurnal dan Kekayaan Intelektual LPPM Unwahas.

Dirinya menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga sebagai sarana pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat.

Strategi Pemberdayan

Dalam keterangan resmi Unwahas, Program MBA MAYA ini merupakan bagian strategi pemberdayaan.

Mengintegrasikan aspek pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha secara komprehensif.

Melalui kolaborasi antara LPPM Unwahas dan PT PNM, menjadi harapan para pelaku UMKM binaan untuk mampu meningkatkan kinerja usahanya.

Mereka juga dapat memiliki ketahanan ekonomi lebih kuat menghadapi tantangan global.

Kegiatan ini sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya aspek pengabdian kepada masyarakat, pada penciptaan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan kegiatan di tiga wilayah secara simultan, LPPM Unwahas menunjukkan kapasitas kelembagaannya dalam mengelola program pemberdayaan berbasis kolaborasi secara luas.

Ke depan, dari program seperti MBA MAYA ini Unwahas akan terus mengembangkan cakupan yang lebih luas.

Dengan melibatkan banyak pemangku kepentingan, memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan ekonomi berbasis UMKM di Indonesia.

Selain penyampaian materi utama, kegiatan MBA MAYA ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta yang berlangsung dinamis dan konstruktif.

Para pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan itu untuk mengajukan berbagai pertanyaan permasalahan riil yang mereka hadapi.

Mulai dari kendala permodalan, strategi pemasaran era digital, hingga pengelolaan keuangan usaha yang efektif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring kemitraan.

Yakni, antara dunia akademik dan sektor industri, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis pemberdayaan.

PT PNM Cabang Semarang sebagai mitra strategis juga telah turut berperan aktif dalam memastikan keberlanjutan program melalui pendampingan intensif kepada nasabah binaan.

 

Tim Editor: Wahyu Hamijaya

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Unwahas Terima Bantuan Bus Sekolah dari DPR RI, Dukung Mobilitas Mahasiswa

25 April 2026 - 08:07 WIB

Dewan Semarang Gelar Pelatihan Budikdamber di Lamper Lor

22 April 2026 - 16:56 WIB

Pelatihan budidamber di Lamper Lor oleh DPRD Semarang dorong ketahanan pangan warga dan peluang usaha rumah tangga.

Hipmi Jateng Harus Lebih Proaktif, Perkuat Kolaborasi Demi Stabilitas Ekonomi

19 April 2026 - 21:28 WIB

The People’s Cafe Resmi Hadir di Semarang, ISMAYA Genjot Ekspansi dengan Promo Buka Gerai ke-63 di Paragon Mall

12 April 2026 - 22:19 WIB

The People’s Cafe buka di Semarang 2026

SPARTAVBUD Dorong Digitalisasi Promosi Budaya di Semarang

11 April 2026 - 07:27 WIB

Trafik Penumpang dan Pesawat Triwulan 1 Naik, Bandara Ahmad Yani Semarang Catat Kinerja Positif 

11 April 2026 - 07:09 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis